SportlinkNews - Perjalanan ganda putri Indonesia, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti akhirnya terhenti di babak semifinal Badminton Asia Championship 2026. Bertanding di Ningbo Olympic Stadium, China, Sabtu, 11 April 2026.
Mereka dipaksa menyerah dalam dua gim langsung 10-21, 12-21 oleh wakil tuan rumah, unggulan pertama, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Di laga ini, Tiwi/Fadia sebenarnya bisa mengimbangi permainan lawan, tapi sayang masalah inkonsistensi permainan masih jadi catatan penting.
Baca Juga: Roma Menang Telak, Donyell Malen Cetak Hattrick ke Gawang Pisa
"Di awal kami sempat sudah pegang cara mainnya lawan, tapi kami tidak konsisten. Itu yang kemudian membuat kami terus-menerus melakukan kesalahan sendiri," ucap Fadia.
Tiwi menambahkan bila lawan bermain sangat konsisten dan sangat siap. Sudah tahu sejak awal mau bermain apa.
"Polanya benar-benar sudah terbentuk sementara kami mainnya ragu-ragu jadi kurang berani. Mereka lebih nekat hari ini daripada kami," tukasnya.
Baca Juga: Virgil van Dijk Beri Penghormatan Khusus untuk Mohamed Salah dan Andy Robertson
Meski kalah, tapi Fadia mengatakan bahwa di setiap turnamen, mereka selalu ada merasa progres dari sisi permainan. Namun, peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu mengaku tidak mau cepat puas meski ada perkembangannya.
"Kami merasa setiap turnamen kami ada progress permainan hasil dari evaluasi sebelumnya. Bersyukur di sini bisa sampai ke semifinal tapi kami mau lebih lagi, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki." tambahnya.
"Meski begitu, tentu tetap ada evaluasi di tiap pertandingan. Kami harus lebih mengasah lagi permainan-permainan kami untuk siap menghadapi pasangan berbeda yang punya pola permainan yang berbeda-beda juga," ungkap Tiwi kemudian.