bulutangkis

Evaluasi Thailand Open 2026: Chemistry Baru Leo/Daniel Berbuah Gelar, Konsistensi Kini Jadi Tantangan

Senin, 18 Mei 2026 | 22:10 WIB
Asisten pelatih ganda putra utama, Chafidz Yusuf berfoto bersama Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin usai pengalungan medali Thailand Open 2026, Minggu, 17 Mei 2026. Menjaga konsistensi jadi tantangan. (PBSI)

SportlinkNews - Gelar juara yang diraih ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, di Thailand Open 2026 tidak hanya menjadi pelepas dahaga Merah Putih, tetapi juga menghadirkan optimisme baru bagi tim pelatih.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia yang kini mulai mempersiapkan langkah menuju Olimpiade 2028.

Asisten pelatih ganda putra utama, Chafidz Yusuf, menilai keberhasilan Leo/Daniel di Bangkok menjadi bukti bahwa persiapan yang dilakukan berjalan sesuai rencana, terutama dari sisi nonteknis yang selama ini menjadi perhatian utama.

Baca Juga: Tampil Impresif di Man United, Luke Shaw Didorong Tembus Skuad Inggris

"Secara teknis persiapan ke sini memang maksimal. Tapi kalau saya lihat, kembalinya Leo dengan Daniel ini lebih banyak ke nonteknis, terutama chemistry dan komunikasi yang jauh lebih baik daripada sebelumnya," ujar Chafidz, Senin, 18 Mei 2026. 

Menurut dia, tim pelatih sebelumnya telah menyiapkan pola permainan yang lebih terstruktur untuk menyatukan kembali karakter permainan keduanya.

Fokus utama diberikan pada penguasaan area depan, tengah, hingga belakang lapangan agar tekanan dan pola serangan bisa berjalan lebih efektif.

Baca Juga: Pegang Kendali Juara, Arsenal Bertekad Hapus Status Runner-Up

Hasilnya langsung terlihat di turnamen pertama mereka setelah kembali dipasangkan. Leo/Daniel mampu tampil solid hingga akhirnya keluar sebagai juara.

Chafidz mengungkapkan, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari motivasi besar yang dimiliki pasangan itu untuk kembali bersaing di level elite dunia.

Ia bersama pelatih Antonius bahkan sempat membuat komitmen khusus dengan keduanya sebelum turnamen dimulai.

Baca Juga: I.League Berencana Gelar Piala Indonesia Musim Depan

"Alhamdulillah cukup terlihat di turnamen pertama ini bagaimana mereka menjaga kondisi dengan baik, dan itu membuat mereka berhasil jadi juara," tuturnya.

Meski demikian, tim pelatih belum ingin terlalu cepat puas. Evaluasi utama saat ini justru berada pada aspek konsistensi, sesuatu yang dinilai masih menjadi tantangan terbesar bagi sektor ganda putra Indonesia.

Chafidz menegaskan, mempertahankan performa di turnamen berikutnya akan jauh lebih sulit dibanding merebut gelar pertama. Karena itu, peningkatan kualitas permainan tetap harus dilakukan, terutama dalam aspek power dan speed.

Baca Juga: Menang di Catalunya yang Penuh Kekacauan, Di Giannantonio: Terpenting Semua Pembalap Selamat

"Yang menjadi tantangan kita semua saat ini adalah menjaga konsistensi. Ini juga akan berlaku untuk Leo/Daniel karena kejuaraan berikutnya pasti lebih berat. Kami tidak mau melihat hanya dari satu kejuaraan saja," ujarnya.

Ujian berikutnya akan langsung datang di Malaysia Masters pekan depan, sebelum berlanjut ke Indonesia Open 2026. Chafidz berharap momentum positif di Thailand bisa terus dijaga oleh Leo/Daniel.

"Kalau melihat undian, tidak jauh berbeda dengan Thailand ini. Mudah-mudahan mereka bisa tetap menjaga konsistensinya dan mendapat hasil terbaik," tambahnya. 

Tags

Terkini