bulutangkis

Jonatan dan Ubed Gugur di Perempat Final, Indonesia Pulang Tanpa Gelar di Malaysia

Jumat, 22 Mei 2026 | 21:24 WIB
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah bersalaman dengan lawannya unggulan tiga, asal Prancis, Christo Popov di perempat final Malaysia Masters 2026. Langkah Ubed pun terhenti. (PBSI)

SportlinkNews - Langkah Indonesia di ajang Malaysia Masters 2026 dipastikan terhenti tanpa gelar.

Dua wakil terakhir sektor tunggal putra, Jonatan Christie dan Moh Zaki Ubaidillah, gagal melewati babak perempat final yang berlangsung Jumat, 22 Mei 2026, di Axiata Arena, Kuala Lumpur. 

Harapan terbesar Indonesia sebenarnya sempat muncul lewat penampilan Jonatan Christie.

Baca Juga: Hasil Super League: Bali United FC Menang Tipis atas Dewa United Banten FC

Unggulan keempat itu tampil dominan pada gim pembuka saat menghadapi wakil China, Hu Zhe An. Jonatan sukses mengamankan gim pertama dengan skor meyakinkan 21-14.

Namun, pertandingan berubah setelah lawannya mulai mampu mengantisipasi pola permainan yang diterapkan Jonatan.

Pebulu tangkis asal Jakarta itu akhirnya kehilangan kendali permainan dan harus menyerah dalam tiga gim 21-14, 13-21, 16-21.

Baca Juga: Bojan Hodak Akui Persijap Jepara Lebih Berbahaya dari Borneo FC, Minta Pemainnya Waspada

Jonatan mengakui kegagalannya beradaptasi dengan perubahan strategi lawan menjadi titik balik pertandingan. Menurutnya, Hu Zhe An tampil lebih siap membaca arah permainan setelah tertinggal pada gim pertama.

"Cukup disayangkan. Pada gim pertama saya cukup mendominasi jalannya pertandingan, tetapi memasuki gim kedua lawan mulai bisa membaca pola permainan saya. Saya juga kurang siap untuk segera mengubah pola permainan," ujarnya.

Pada gim ketiga, Jonatan sempat mencoba bangkit mengejar ketertinggalan. Namun, ia menilai kehilangan poin-poin penting dalam situasi kritis membuat momentum sulit kembali direbut.

Baca Juga: Hasil Super League: Arema FC Bungkam PSIM di Kanjuruhan 3-1

"Beberapa kali saya kurang sabar saat poin-poin ketat. Kehilangan satu atau dua poin di situ sangat berpengaruh dan membuat situasinya tidak mudah untuk dibalikkan," lanjutnya.

Sementara itu, perjuangan tunggal muda Indonesia Moh Zaki Ubaidillah juga harus berhenti di babak delapan besar.

Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya dikalahkan unggulan ketiga asal Prancis, Christo Popov, lewat duel ketat dua gim 21-23, 19-21.

Baca Juga: Joao Ferrari Bawa Motivasi Tinggi ke Kandang Dewa United Demi Tiga Poin Kemenangan

Meski gagal melangkah ke semifinal, Ubed tetap mengapresiasi performanya sepanjang turnamen. Ia merasa mendapat pengalaman penting, terutama dalam menghadapi tekanan pada poin-poin akhir.

"Tadi sempat unggul, tetapi makin mendekati akhir pertandingan dia bisa lebih tenang mengontrol permainan. Setelah laga berjalan ketat, dia juga lebih kuat secara mental dengan pengalaman yang dimilikinya," katanya.

"Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga buat saya. Banyak hal yang bisa saya pelajari ke depan, terutama dalam mengatur mental dan pikiran saat menghadapi laga-laga ketat," lanjut Ubed.

Baca Juga: Juventus Incar Pemain Keturunan Indonesia untuk Menambah Kreativitas

Pemain muda Merah Putih itu juga menilai penampilannya di Malaysia jauh lebih baik dibanding turnamen sebelumnya di Thailand. Ia mengaku mulai menemukan ritme permainan yang lebih stabil dan mampu melampaui target pribadi.

Tags

Terkini