Pada PON XXII/2028 NTT-NTB, peringkat dan prestasi Papua Tengah ditargetkan dapat lebih meningkat di bawah kepemimpinan Yosua Tipagau.
“Untuk PON yang akan datang kita akan fokus pada cabang olahraga Olimpiade, KONI Pusat juga mempunyai Pekan Olahraga Nasional yang siklusnya 2 tahunan,” pesan Ketum KONI Pusat.
Ketum KONI Pusat berharap kontingen Papua Tengah mampu berprestasi pada PON Bela Diri pada Oktober tahun 2025, PON Pantai & PON Indoor tahun 2026 serta PON Remaja tahun 2027.
Baca Juga: Negosiasi Tidak Langsung antara Milan dan Juventus untuk Vlahovic Sedang Berlangsung
Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa diwakili Wakil Gubernur Deinas Geley berpesan agar persatuan diutamakan.
“Dibutuhkan kolaborasi antara KONI, komunitas olahraga, pemda, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan lain sebagainya,” ujar Deinas Geley.
“Di masa mendatang kita dapat menyaksikan atlet-atlet Papua Tengah mengharumkan Papua Tengah dan bahkan Indonesia,” lanjutnya tetapkan target.
Menurut Deinas, keberhasilan pengembangan olahraga tidak bisa berjalan sendiri, tetapi memerlukan kolaborasi antara KONI, pemerintah, lembaga, dan dunia usaha. Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kata dia, akan terus mendukung kemajuan olahraga di wilayahnya.
Baca Juga: Jangan Khawatir Kelola Panas dengan Aman
“Alasan kami mendorong anak muda ke depan adalah karena kami percaya mereka bisa membawa perubahan dan prestasi nyata bagi Papua Tengah,” tandasnya.
Ketua KONI Papua Tengah, Yosua Tipagau, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, khususnya dari Gubernur dan seluruh pihak yang telah mendukungnya.
“Kami adalah pengurus KONI Papua Tengah yang baru, jangan biarkan kami untuk berjalan sendiri,” katanya mengawali.
Baca Juga: ABM Segera Lengser, Syamsul Samad Ambil Formulir Bakal Calon Ketua KONI Sulbar
Ia menekankan pentingnya dukungan dan sinergi dari berbagai pihak agar roda organisasi KONI dapat berjalan sesuai harapan.
“KONI bukan hanya tentang medali atau juara. Olahraga juga soal kedisiplinan, pengendalian diri, dan kerja sama. Ini adalah bahasa persatuan yang melampaui batas suku dan latar belakang,” ucapnya.
Artikel Terkait
Petisi 98, KONI Se-Indonesia Tolak Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
Resmi Kantongi SK dari KONI Pusat, Mat Sanusi Ungkap Target KONI Jambi
Mengintip Kehidupan Menakjubkan Rashford di Barcelona, Rumah Mewah Tempat Messi Tinggal hingga Mobil dan Mode
Timnas U23 Indonesia Wajib Waspada, Ini Kekuatan Thailand Jelang Semifinal ASEAN Cup U23 2025
MotoGP Rilis Kalender Balap 2026, Brasil Kembali Jadi Tuan Rumah
Cerita Brad Pitt Tentang Sirkuit yang Menggedor Adrenalinnya Selama Syuting F1 The Movie