Selamat Jalan IGK Manila, Manajer Medali Emas Timnas Indonesia

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 18 Agustus 2025 | 12:25 WIB
IGK Manila (kiri) bersama Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman.
IGK Manila (kiri) bersama Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman.

SportlinkNews - Kabar duka menyelimuti dunia olahraga, sehari selepas HUT RI ke-80. I Gusti Kompyang Manila- yang lebih populer dipanggil IGK Manila- telah berpulang.

Kabar duka ini diumumkan oleh akun Instagram Partai Nasdem, partai yang menaungi IGK Manila dalam berpolitik.

Tokoh olahraga nasional yang juga mantan manajer Persija Jakarta itu juga menjabat sebagai Gubernur Akademi Bela Negara Partai Nasdem.

Baca Juga: KONI Sultra Kirim 8 Cabor ke PON Bela Diri, Akhir Agustus Langsung TC

"Keluarga Besar Partai NasDem Berduka Cita Atas Meninggalnya I Gusti Kompyang Manila (Opa Manila)," narasi unggahan Partai Nasdem.

Tak hanya aktif di dunia militer, ia juga sempat aktif di dunia olahraga. Dalam capaiannya, IGK Manila adalah manajer Timnas Indonesia yang berhasil meraih medali emas SEA Games 1991.

Dia adalah sosok penting dalam skuad Garuda kala itu, di mana Indonesia menang adu penalti 4-3 (0-0) atas Thailand.

Disamping itu, IGK Manila juga pernah menjabat posisi yang sama di Persija Jakarta. Pria yang akrab disapa Engkong Manila itu turut berperan mengantarkan Macan Kemayoran menjadi juara Liga Indonesia musim 2001.

Baca Juga: Ketua Umum KONI Pusat Ingatkan ALTI Perhatikan Keselamatan Atlet Lari Trail

Masyarakat Indonesia, termasuk olahraga prestasi dirundung duka karena meninggalnya Mayor Jenderal TNI Purn. Dr. (HC) I Gusti Kompyang Manila di RS Bunda Menteng paa 18 Agustus 2025 pukul 08.59 WIB.

“Mewakili masyarakat olahraga prestasi Indonesia, saya mengucapkan rasa duka cita yang mendalam,” kata Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

“Terima kasih, apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bapak IGK Manila yang begitu banyak jasanya untuk olahraga prestasi Indonesia,” sambungnya menyampaikan pesan kepada Alumnus Akmil 1964 kelahiran Singaraja Bali 8 Juli 1942.

Baca Juga: Info Undian Awake NY x Air Jordan 5 yang Disetujui Michael Jordan

“Beliau adalah Bapak Wushu Indonesia, yang mana kini kita melihat perkembangannya sangat baik dan sering membuat Indonesia bangga karena prestasi atlet-atletnya,” lanjut Marciano.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X