PON Bela Diri Resmi Duka, Diharap Menuai Prestasi

Suryansyah, Sportlink News
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:51 WIB
Brand Ambassador PON Bela Diri/2025 Kudus, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman beraksi.
Brand Ambassador PON Bela Diri/2025 Kudus, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman beraksi.

SportlinkNews - Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri/2025 Kudus menjadi momentum bagi atlet Indonesia unjuk aksi. Diharap bisa menorehkan prestasi tertinggi.

Indonesia perlu mempersiapkan atlet untuk mewujudkan target utama masuk peringkat lima besar Olimpiade pada tahun 2044.

Termasuk juga memenuhi prestasi olahraga juga merupakan Asta Cita ke-4 Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca Juga: Gubernur Sultra Melepas 52 Atlet ke PON Bela Diri 2025

Karena itu PON Bela Diri 2025 digulirkan atas inisiasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bekerja sama dengan Djarum Foundation.

Tujuannya, kolaborasi adalah memberikan atlet pengalaman kompetisi berkualitas nasional yang dibutuhkan untuk meraih prestasi pada ajang yang lebih tinggi.

PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah ini mempertandingkan 10 cabang olahraga: pencak silat, tarung derajat, karate, taekwondo, gulat, judo, jujitsu, sambo, kempo, hingga wushu.

Terdata lebih dari 2.000 atlet tampil dari berbagai provinsi untuk berlaga pada 223 nomor pertandingan.

Baca Juga: Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Aceh, Begini Komitmen Pon Yaya

“Saya menyampaikan terima kasih, apresiasi, dan penghormatan yang setinggi-tingginya atas kolaborasi bersama Djarum Foundation dalam menyelenggarakan PON Bela Diri/2025 di Kudus,” kata Ketum KONI Pusat Marciano Norman saat membuka, Sabtu (11/10).

Hadir di lokasi pimpinan Djarum Martin Hartono dan jajarannya. Tentunya, mewakili masyarakat olahraga prestasi, Ketum KONI Pusat sampaikan apresiasi kepada masyarakat Kudus.

“Terima kasih atas kehangatan dan dukungan masyarakat Kudus. Insya Allah akan dibayar dengan prestasi para atlet ke depan,” ujar Marciano.

Baca Juga: Semen Padang FC Tunjuk Dejan Antonic sebagai Pelatih Baru Kabau Sirah

Dampak positif kompetisi kepada atlet diukur dari prestasi di kancah internasional.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X