Fokus Mental dan Chemistry, Galar Pandu Asmoro Ubah Pendekatan Timnas Panjat Tebing

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 29 April 2026 | 23:29 WIB
Pelatih Tim Panjat Tebing Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026, Galar Pandu Asmoro. (FPTI)
Pelatih Tim Panjat Tebing Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026, Galar Pandu Asmoro. (FPTI)

SportlinkNews - Debut Galar Pandu Asmoro sebagai pelatih tim nasional panjat tebing Indonesia di ajang Asian Beach Games Sanya 2026 langsung diwarnai pendekatan berbeda dalam membangun tim.

Galar menekankan pentingnya chemistry dan kepercayaan sebagai fondasi utama menghadapi multievent tersebut. Ia memilih pendekatan terbuka dengan para atlet sejak awal masa persiapan.

"Saya sangat bersyukur bisa dipercaya menjadi pelatih tim nasional. Untuk debut ini, saya membangun chemistry melalui keterbukaan. Kami banyak berdiskusi, termasuk soal program latihan dan tujuan dari setiap sesi yang dijalani," ungkapnya.

Baca Juga: Paul Munster Sebut Persib Tim Kuat, Tegaskan Bhayangkara FC Fokus 100 Persen

Menurut Galar, komunikasi yang intens menjadi kunci agar atlet memahami proses yang dijalani sekaligus meningkatkan rasa percaya terhadap tim pelatih.

Meski waktu persiapan terbilang singkat, Galar tidak terlalu mempersoalkan aspek teknis. Ia menilai kualitas atlet Indonesia sudah berada pada level yang mumpuni.

"Secara teknis, kemampuan atlet sudah sangat baik. Jadi bukan lagi soal bisa atau tidak memanjat, tapi bagaimana mereka tampil maksimal saat pertandingan," katanya.

Baca Juga: Menuju Semifinal Piala Uber 2026, Indonesia Wajib Maksimalkan Sektor Ganda

Fokus utama justru diarahkan pada kesiapan mental. Galar ingin para atlet mampu tampil dengan kepala dingin tanpa tekanan berlebih.

"Saya tekankan agar mereka bisa bertanding dengan rileks, tanpa beban, dan tetap fokus," tambahnya.

Pendekatan tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Galar menilai performa atlet, terutama generasi muda, mengalami peningkatan yang signifikan selama Asian Beach Games.

Baca Juga: Rotasi Pemain dan Minimnya Pilar Asing Jadi Alasan PSBS Dilumat Malut United

"Dari catatan waktu yang dicapai, terlihat ada progres yang cukup baik. Ini tentu menjadi hal yang membanggakan," ungkap kemudian.

Ia pun optimistis hasil di Sanya bisa menjadi pijakan penting menuju ajang yang lebih besar, termasuk World Climbing Series.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: FPTI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X