Bagi Chris John, KONI bukan sekadar lembaga administratif, melainkan rumah kedua bagi para atlet Indonesia.
“KONI itu dibutuhkan para atlet untuk jadi rumah kedua. Bukan hanya untuk latihan, tapi juga tempat kami berkeluh kesah dan bertumbuh,” tambahnya.
Di sisi lain, dukungan tenaga olahraga seperti pelatih, dokter, dan sebagainya yang difasilitasi KONI juga terancam dengan adanya regulasi kontroversial tersebut.