SportlinkNews - Federasi Panjat Tebing Indonesia melakukan penyesuaian komposisi tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026.
Perubahan ini dilakukan untuk memperkuat struktur pembinaan sekaligus memastikan persiapan atlet menuju agenda internasional berjalan lebih terarah.
Dalam susunan terbaru, posisi pengarah diisi Muhammad Rizali Umarella, Danu Iswara, Dadang Sukandar, dan Yudhi Muis Syarif.
Baca Juga: Hasil Super League: Semen Padang Tahan Imbang PSIM, Fahreza Sudin Terkena Kartu Merah
Sementara bidang Monitoring, Evaluasi, dan Performa Analisis diperkuat Caly Setiawan, Bayu Tresna, Aries Susanti Rahayu, serta Robertus Robet.
Manajemen tim dipercayakan kepada Wahyu Pristiawan Buntoro sebagai manajer dengan dukungan Sri Handayani dan Ahmad Saeroji sebagai asisten manajer.
Pada sektor kepelatihan, Galar Pandu Asmoro ditunjuk sebagai pelatih speed dengan dukungan Gunawan Santoso dan Fitriyani sebagai asisten. Untuk nomor lead dan boulder, Rindi Sufriyanto memimpin tim pelatih dibantu Amri serta Solikhin.
Baca Juga: Rio Disi Pimpin Lima Pemain Lokal Paling Produktif di Paruh Pertama IBL 2026
"Perubahan ini memperkuat jajaran manajemen. Kami melibatkan dua perwakilan dari daerah, yakni Mas Danu dari FPTI Jawa Timur dan Mas Robi dari FPTI Riau," ungkap Wahyu.
"Lalu di jajaran pelatih Galar akan menangani nomor speed, serta Mas Lindi akan memimpin nomor lead dan boulder. Mereka masing-masing akan dibantu oleh dua asisten pelatih,"
Struktur teknis juga diperkuat dengan kehadiran Andi Saputra sebagai head routesetter, bersama Akbar Huda W, Marsudin, dan Bayu Parasela. Tim teknis/mekanik diisi Rizal, Jofansyah, Joshua Eriansyah C, dan Indra Supriyana.
Baca Juga: Amerika Angkat Bicara Soal Iran di Piala Dunia 2026 dan Spekulasi Bahwa Trump Bisa Melarang Pemain
Dari sisi medis dan pendukung performa, Dr. Sophia Hage, Sp.KO dipercaya sebagai dokter tim.
Dukungan fisioterapi ditangani Diah Apriyanti, sementara sektor psikologi dibagi untuk putra dan putri, masing-masing oleh Steven Halim, M.Psi., Psikolog dan Laksmiari Saraswati, M.Si., M.Psi., Psikolog.
Tim juga dilengkapi masseur putra Muhammad Nur Hasan dan masseur putri Elisa Mayasari, S.Or., serta Teguh Supriyadi di bidang humas.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Masih di Arab Saudi Meskipun Jet Pribadinya Mendarat Madrid setelah Iran Hancurkan Kedutaan AS di Riyadh
Selain perombakan struktur tim pendukung, FPTI juga menetapkan daftar atlet pelatnas 2026.
Di nomor speed putra, nama-nama seperti Veddriq Leonardo (Kalimantan Barat), Kiromal Katibin (Jawa Tengah), hingga Raharjati Nursamsa (Jawa Barat) kembali menjadi andalan.
Sementara di speed putri terdapat Desak Made Rita Kusuma Dewi (Bali), Raji’ah Sallsabillah (DKI Jakarta), dan Kadek Adi Asih (Bali).
Baca Juga: Dikalahkan Wolves, Virgil van Dijk Akui Liverpool Bermain Ceroboh dan Mudah Ditebak
Untuk nomor lead putra, pelatnas dihuni atlet dari berbagai daerah, di antaranya Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang (Sumatera Selatan), Musauwir (Aceh), hingga Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan (Papua).
Sedangkan di sektor lead putri terdapat Sukma Lintang Cahyani (DI Yogyakarta), Nur Diatul Jannah (Bangka Belitung), Alma Ariella Tsany (Jawa Timur), serta Mayra Azalia Nabila (Jawa Timur).
Komposisi ini dinilai FPTI mencerminkan pemerataan pembinaan nasional dengan keterwakilan atlet dari berbagai provinsi.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Duel Arsenal vs Brighton
FPTI berharap struktur baru ini dapat meningkatkan efektivitas program latihan sekaligus menjaga konsistensi prestasi panjat tebing Indonesia di level dunia sepanjang 2026 hingga menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)