SportlinkNews - Chelsea membuka tahun ini dengan keputusan besar setelah resmi memecat Enzo Maresca pada 1 Januari 2026. Langkah ini langsung menyita perhatian publik karena diambil di tengah musim yang masih menyisakan banyak target penting.
Keputusan tersebut menjadi puncak dari dinamika internal klub yang sebelumnya diwarnai keluhan Maresca terkait minimnya dukungan manajemen. Situasi itu akhirnya membuat Chelsea memilih jalan berpisah dengan pelatih asal Italia tersebut.
Maresca menukangi Chelsea sejak 2024 usai meninggalkan Leicester City. Dalam periode itu, ia sempat mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub, pencapaian yang memberi kesan positif pada awal masa jabatannya.
Baca Juga: 10 Pencetak Gol Terbanyak Italia di Tahun 2025: Tahun Emas untuk Retegui dan Orsolini
Di kompetisi domestik, Chelsea juga berada dalam posisi kompetitif. The Blues masih terlibat dalam persaingan papan atas Liga Primer serta melanjutkan langkah di Piala Liga, Piala FA, dan Liga Champions.
Secara teknis, Maresca dinilai mampu mengelola kedalaman skuad dan mengoptimalkan pemain yang tersedia. Namun, hal tersebut tidak cukup untuk meredam gejolak di balik layar yang akhirnya berujung pada pemecatan.
Keputusan manajemen Chelsea ini memicu reaksi keras dari para pendukung, termasuk legenda klub John Terry. Mantan kapten The Blues itu mengaku sangat terkejut dengan langkah yang diambil klub.
Baca Juga: Dicukur Arsenal, Unai Emery Tetap Bangga dengan Skuatnya: Kami Ambisius Sekaligus Realistis
"Ini (pemecatan Maresca) sangat mengejutkan karena jika mundur tiga atau empat minggu lalu, kami bermain sangat baik melawan Barcelona," kata Terry dikutip dari Goal.
"Itu sangat bagus, dan empat minggu kemudian, performa dan penampilan kami jelas tidak cukup baik."
"Saya pikir, seperti halnya skuad, manajer juga kurang berpengalaman. Ini adalah pekerjaan penuh waktu pertamanya di liga utama dan dia mengatakan bahwa dia masih belajar dan terkadang melakukan beberapa kesalahan."
"Tapi saya akan mengatakan selalu ada dua sisi cerita dan tentu ada hal-hal di balik layar yang tidak saya ketahui. Saya hanya mendengar desas-desus seperti orang lain."
"Saya kecewa, tetapi masih banyak yang harus diperjuangkan musim ini, Liga Champions, Piala Liga, jadi siapa pun yang datang memiliki banyak hal untuk diperjuangkan."
Artikel Terkait
Tekanan Ekspektasi dari Suporter, Maresca Siap Cabut dari Chelsea
Sepak Terjang Chelsea Sepanjang 2025, Jadi Juara Piala Dunia Antarklub FIFA Hingga Lima Besar Liga Primer
Chelsea Resmi Depak Enzo Maresca
Era Maresca Berakhir, Chelsea Bidik Liam Rosenior sebagai Nahkoda Baru
Liam Rosenior Paparkan Filosofi Kelola Ruang Ganti, Chelsea Tertarik Pendekatan Manusiawi