SportlinkNews - Carlos Cuesta mengungkapkan apa yang dilakukan Parma untuk mengubah jalannya pertandingan melawan AC Milan, bangkit dari ketertinggalan 2-0 menjadi imbang 2-2.
"Terlepas dari taktik, yang ditunjukkan para pemain adalah semangat juang," kata Carlos Cuesta, pelatih Parma.
Ducali- sebutan parma- tampak seperti terdesak di setengah jam pertama. Tertinggal 2-0 melalui gol Alexis Saelemaekers dan penalti Rafael Leao, yang disahkan bahkan setelah Tinjauan Lapangan VAR.
Baca Juga: Muhammad Husni Raih Tiga Emas, Angkat Besi Persembahkan Emas Perdana untuk Indonesia di ISG 2025
Butuh momen ajaib untuk bangkit. Tapi Adrian Bernabe berhasil memperkecil skor dengan tendangan melengkung yang memukau ke pojok atas gawang menjelang akhir babak pertama.
Kemudian bek Enrico Delprato menyempurnakan kebangkitan dengan sundulan yang melebar.
Ada peluang di kedua tim untuk memenangkan pertandingan Tapi laga berakhir dengan hasil imbang 2-2 di Stadio Tardini, Minggu 9 November 2025 dini hari WIB.
Baca Juga: Irlandia Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia U-17, Paraguay Bangkit Jaga Peluang
Cuesta terkesan dengan semangat Parma
“Yang kami coba lakukan di babak pertama adalah memperbaiki beberapa hal yang kurang berhasil. Tapi yang terpenting adalah kami memutuskan untuk lebih dominan, lebih agresif dalam menekan, dan itulah cara kami mengembalikan permainan ke jalur yang benar,” ujar Cuesta kepada Sky Sport Italia.
“Kami juga menciptakan peluang untuk menang. Tapi kami juga membiarkan beberapa serangan balik berbahaya yang bisa saja membuat kami kalah di menit-menit akhir. Pertandingan ini penuh pasang surut, kami harus berusaha untuk meningkatkannya.”
Sungguh luar biasa mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melawan Milan setelah hanya mencetak dua gol dalam lima pertandingan sebelumnya.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2025: AS dan Austria Melesat, Uganda Ukir Sejarah di Doha
“Milan melakukan beberapa pergerakan yang memberi mereka lebih banyak ruang dan kami kesulitan mengatasinya. Tapi terlepas dari taktik, yang ditunjukkan para pemain adalah semangat. Mereka ingin berjuang sampai akhir, dan sikap itulah yang menjadi nilai terpenting yang ditunjukkan tim ini di semua 11 pertandingan,” tegas Cuesta.
Artikel Terkait
Sassuolo 1-2 Genoa: Kejutan di Stadion Mapei, Bek Timnas Jay Idzes Kecolongan
Lazio 2-0 Cagliari: Biancocelesti Berjuang Meraih Tiga Poin Melawan Tim Sardinia yang Gigih
Hasil Super League: Brace Eksel Runtukahu Bawa Persija Taklukkan Arema FC
Hasil Super League: Persis Solo Tahan Imbang PSIM Yogyakarta, Tandukan Cleylton Santos Jadi Penyelamat
Wakil Terakhir Indonesia, Raymond/Nikolaus Tembus Final Korea Masters 2025