SportlinkNews - Dalam artikel sebelumnya disebutkan bahwa ada dua event balap sepeda yang terberat yang bisa dinikmati pembalap profesional, Tour de France dan Gito d'Italia.
Ya, kedua balap sepeda itu memang berat lantaran harus menempuh jarak total sekitar 2.000-an kilometer lebih yang terbagi dalam beberapa etape dan berlangsung sekitar 1 hingga 2 pekan.
Tapi, tahukah Anda, bahwa selain kedua balap sepeda tersebut, ada lagi event balap sepeda yang cukup tua dan banyak diincar oleh pembalap dunia.
Baca Juga: Mengenal Dua Lomba Balap Sepeda Terberat di Dunia
Event balap tersebut yaitu Paris-Roubaix. Ini adalah event balap sepeda seharian penuh. Jarak tempuhnya juga tidak sejauh Tour de France atau Giro d'Italia.
Paris-Roubaix "hanya" menempuh jarak kurang dari 300 km, melintasi jalur sepanjang Paris hingga Roubaix yang berada di Prancis bagian utara, dekat perbatasan Belgia.
Lalu apa tantangan terberat balap sepeda yang hanya menempuh jarak kurang dari 300 km ini? Jawabannya adalah trek berbatu.
Baca Juga: Juara Tour de France Jonas Vingegaard Terlibat Kecelakaan Mengerikan di Itzulia Basque
Trek berbatu inilah yang harus dilewati pembalap sejauh kurang lebih 50 km yang terbagi dalam beberapa etape. Ya, ini adalah tantangan terberat yang harus dilalui pembalap.
Trek ini sangat menguras konsentrasi dan tenaga pembalap. Pembalap harus fokus mengendalikan sepedanya yang terkadang harus melintasi trek batu yang basah dan licin.
Sepeda road bike yang ditunggangi pembalap harus punya daya tahan yang baik karena bakalan digowes dengan kekuatan penuh di trek berbatu
Kondisi itu akan menghasilkan getaran kuat pada sepeda. Apalagi saat dikayuh dengan cepat.
Karena tantangan melewati rute berbatu inilah yang membuat lomba balap sepeda ini menjadi masyhur seantero jagat. Trofi hadiahnya pun berupa sebongkah batu yang diambil dari rute yang dilalui.
Artikel Terkait
Pengaruh Intervensi Nutrisi terhadap Kinerja Atlet
WTA Kembangkan Strategi Bisnis di Arab Saudi dengan Menggelar 3 Final Turnamen Tenis
Charles Leclerc Tampil dengan Desain Helm Khusus di F1 GP Jepang, Hormati Mendiang Jules Bianchi
Max Verstappen Ungguli Perez dan Russell Selama Sesi FP3 F1 GP Jepang
Tampil Solid Pelita Jaya Raih Dua Kemenangan di Kualifikasi BCL Asia 2024