“Tim pelatih dari Pelatnas juga akan bergerak untuk mencari potensi baru di PEPARNAS 2024 ini. Karena, nantinya atlet nasional wajib mengikuti kategori elite. Sedangkan atlet elite tidak boleh mengikuti kategori nasional,” ujarnya.
Menurut Jarot, prestasi pada PEPARNAS 2024 bukan menjadi satu-satunya pertimbangan yang digunakan tim pelatih untuk menjaring atlet baru.
Sebab, ada sejumlah faktor yang menjadi acuan untuk mengukur potensi talenta-talenta baru yang punya bakat untuk gabung Pelatnas para bulu tangkis.
Baca Juga: Berjaya di Air, Jawa Barat Juara Umum Arung Jeram
"Kami sebagai pelatih juga akan melihat talenta yang mereka miliki. Masih ada banyak faktor yang bisa kami pertimbangkan apakah mereka layak untuk minimal mengikuti seleknas," katanya.
PEPARNAS XVII Tahun 2024 ini akan diramaikan oleh sembilan atlet andalan tim para bulu tangkis Indonesia saat berjuang di Paralimpiade 2024 Paris.
Mereka adalah Leani Ratri Oktila, Hikmat Ramdani, Qonitah Ikhtiar Syakuroh, Khalimatus Sadiyah, Fredy Setiawan, Dheva Anrimusthi, Suryo Nugroho, Subhan dan Rina Marlina.
Saat ini, mayoritas atlet Paralimpiade Paris 2024 tersebut tampil dalam ajang HYDROPLUS Indonesia Para Badminton International 2024 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Hanya Dheva Anrimusthi saja yang absen karena fokus menjalani recovery.
Artikel Terkait
Real Madrid Siap Bajak Joshua Kimmich dari Bayern Muenchen untuk Gantikan Toni Kroos
Inter Milan Mandul Melawan Manchester City: Simone Inzaghi Khawatirkan Finishing yang Buruk
Wanita Tangguh Ini Sebarkan Informasi PON XXI Lewat Bahasa Isyarat
Rahmad Darmawan: Kalahkan Semen Padang FC Jadi Modal Positif Bagi Skuad PS Barito Putera
MotoGP Emilia Romagna Bakal Jadi Pesta Kemenangan ke-100 Bagi Ducati