SportlinkNews - Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, menatap musim 2025 dengan penuh optimisme.
Salah satu target utamanya adalah meraih gelar di ajang World Cup pertama tahun ini yang akan berlangsung di Pujiang, China, pada 25 April mendatang.
Demi memastikan persiapan tetap berjalan optimal, selama bulan Ramadan dia tetap melakukan latihan. Tapi dengan beberapa penyesuaian dengan tetap menjaga intensitas latihan.
Baca Juga: Wanda Nara Tak Sengaja Bagikan Foto Topless
Dia memastikan, meskipun berpuasa, tidak mengganggu persiapan fisiknya untuk menjalani persiapan kompetisi mendatang.
Program latihan tetap berjalan dengan salah satu penyesuaian di jadwal latihan.
Hal ini menurutnya dilakukan untuk mengatasi perubahan agar tetap bisa beradaptasi dengan kondisi tubuh saat berpuasa.
Baca Juga: All England 2025: Jonatan Christie Jadi Satu-Satunya Wakil Tunggal Putra Indonesia di Babak Kedua
"Puasa tetap berjalan, latihan juga tetap berjalan, hanya jadwal dan siklusnya yang berbeda dari hari-hari biasanya. Selama Ramadan, kami biasanya latihan sore dan malam," ujar Veddriq kepada media di sela-sela perayaan HUT Kemenpora ke-73 di Jakarta, 11 Maret kemarin.
Selain penyesuaian waktu latihan, pola makan juga tetap dijaga untuk menjaga stamina.
Namun, peraih medali emas Olimpiade Paris ini mengaku tidak memiliki menu khusus selama Ramadan.
"Makan tetap seperti biasa, sahur dan berbuka juga normal. Hanya saja waktu latihannya yang menyesuaikan," tambahnya.
Baca Juga: All England 2025: Lima Wakil Indonesia Melaju ke Babak Kedua, Fikri/Daniel Tumbangkan Unggulan Pertama
Dia hanya akan memanfaatka libur lebaran untuk mengambil istirahat pulang kampung setelah empat tahun tidak pulang karena persiapan Olimpiade Paris sebelumnya.
"Insyaallah tahun ini bisa pulang kampung, karena eventnya juga masih agak lama setelah Lebaran. Jadi momen ini pas banget buat kumpul keluarga," ungkapnya.
Ada satu hal yang paling dirindukan Veddriq saat pulag kampung yakni masakan rumah. "Yang paling dikangenin itu masakan mama, terutama rendang, opor, dan kue lapis khas Lebaran," katanya.