ragam

Indonesia Ukir Peningkatan Prestasi di SEA Games 2025, DPR dan Pengamat Dorong Penguatan Sistem Olahraga

Minggu, 11 Januari 2026 | 21:59 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto bersama para atlet peraih medali di SEA Games 2025. (Sekretariat Negara)

SportlinkNews - Indonesia mencatat peningkatan prestasi pada SEA Games 2025 dengan finis di posisi runner-up, naik dari dua edisi sebelumnya yang hanya menempati peringkat ketiga. Capaian ini dinilai sebagai langkah awal kebangkitan olahraga nasional, meski belum bisa disebut sebagai tujuan akhir.

Pengamat olahraga sekaligus wartawan senior, Mahfudin Nigara, menilai posisi kedua SEA Games 2025 patut diapresiasi karena menunjukkan tren positif dibandingkan edisi sebelumnya. Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menjadi juara umum pada SEA Games 1977 (Malaysia), 1979 (tuan rumah, 1981 (Filipina), 1983 (Singapura), 1987 (tuan rumah), 1989 (Malaysia), 1991 (Filipina), 1993 (Singapura), 1997 (tuan rumah), dan 2011 (tuan rumah).

Namun setelah itu, dominasi Indonesia justru memicu protes negara-negara ASEAN karena SEA Games sejatinya dirancang sebagai ajang persiapan menuju Asian Games dan Olimpiade, bukan sebagai target akhir.

Baca Juga: Arema FC dan Persis Solo Catat Kemenangan di Pekan ke-17 Super League 2025/26

“SEA Games harus dilihat sebagai sasaran antara. Ini titik awal untuk kembali ke jalur prestasi dunia,” kata Nigara dalam program Indonesia Kita di Garuda Tv .

Nigara juga mengapresiasi perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap atlet SEA Games 2025, termasuk pemberian bonus Rp1 miliar untuk yang meraih medali emas. Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan pemahaman presiden terhadap dunia olahraga, mengingat Prabowo juga dikenal sebagai pelaku olahraga dan pimpinan organisasi cabang olahraga.

Oleh karena itu, Nigara berharap apresiasi serupa bahkan lebih besar diberikan pada Asian Games dan Olimpiade ke depan, agar olahraga tidak lagi dipandang sebagai sektor pinggiran. Ia menyoroti masih banyak mantan atlet yang kesulitan secara ekonomi setelah pensiun.

Baca Juga: Tutup Putaran Pertama Super League, Persib Lengserkan Borneo FC dari Puncak Klasemen

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irvani, menyampaikan apresiasi atas capaian atlet Indonesia di SEA Games 2025 yang melampaui target Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Target awal Indonesia adalah peringkat ketiga, namun berhasil finis di posisi kedua.

Menurut Lalu, capaian tersebut menjadi pijakan awal untuk menata olahraga nasional agar berprestasi tidak hanya di level ASEAN, tetapi juga di ajang internasional seperti Olimpiade. Ia menegaskan dukungan Komisi X DPR terhadap langkah-langkah strategis pemerintah dan Kemenpora, termasuk perhatian Presiden Prabowo yang dinilai memberi angin segar bagi dunia olahraga nasional.

“Negara hadir dan memberi perhatian besar kepada atlet-atlet yang membawa nama harum Indonesia,” ujar Lalu.

Baca Juga: McLaren Lelang Tiga Mobil Terbaiknya, Termasuk Mobil F1 2026 yang Belum Digunakan

Mantan atlet judo nasional sekaligus pengamat olahraga, Sadik Algadri, menilai SEA Games seharusnya tetap ditempatkan sebagai sasaran antara. Ia menjelaskan ajang tersebut sejak awal dirancang untuk meningkatkan daya saing Asia Tenggara di tingkat dunia, dengan olahraga prestasi sebagai indikator kualitas sumber daya manusia suatu negara.

Namun, Sadik menyoroti cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games belum sepenuhnya mencerminkan cabang olahraga Olimpiade. Saat ini, jumlah cabang olahraga yang konsisten masih jauh dari standar Olimpiade yang mencapai 29–30 cabang olahraga.

Halaman:

Tags

Terkini

Model Terpanas Ivana Knoll Jebol gawang Inggris

Kamis, 4 Juni 2026 | 08:02 WIB