SportlinkNews - Pemerintah mulai menggeser arah persiapan menuju SEA Games 2027 dengan visi yang lebih ambisius.
Ajang dua tahunan Asia Tenggara itu tidak lagi dipandang sekadar perebutan medali kawasan, melainkan diupayakan menjadi pijakan strategis menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Duta Besar RI untuk Malaysia Mohamad Hasrin Tengku Hussin, serta Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, di Kemenpora, Jumat, 20 Februari 2026.
Baca Juga: Hasil Super League: Persija Tundukkan PSM Makassar, Alaeddin Ajaraie Cetak Gol Debut
Dalam diskusi tersebut, Indonesia akan mendorong SEA Games 2027 di Malaysia memperbanyak nomor pertandingan cabang Olimpiade.
Bahkan, jika memungkinkan, sebagian nomor diharapkan mendapat pengakuan atau sanction yang terhubung dengan jalur kualifikasi menuju Olimpiade 2028 di Los Angeles.
Erick menilai momentum SEA Games harus dimaksimalkan sebagai tahapan pembinaan berjenjang.
Baca Juga: NOC Perjuangkan Tiket Sepak Bola Indonesia ke Asian Games 2026
Dengan waktu sekitar satu setengah tahun menuju pelaksanaan, pemerintah mulai menyiapkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) lebih awal agar atlet memiliki fondasi kompetitif yang kuat.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Erick mengatakan sebelumnya sempat berkunjung ke Malaysia dan bertemu dengan Menteri terkait di sana.
"Selain mengundang beliau untuk berdiskusi bersama para Menteri Asia Tenggara di Indonesia pada April mendatang, guna membahas arah masa depan SEA Games, kami juga membicarakan persiapan Malaysia sebagai tuan rumah," ucapnya.
Baca Juga: Final Four Sirna, bjb Tetap Bidik Penutup Manis Proliga 2026
Menurutnya, Malaysia sebagai tuan rumah tentu membidik gelar juara umum. Di sisi lain, Thailand dan Vietnam diperkirakan akan bersaing ketat di papan atas.
Karena itu, Indonesia harus menyusun strategi matang, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.
"Sebagai tuan rumah, tentu mereka percaya diri menargetkan juara umum. Artinya, kita harus mempersiapkan diri dengan lebih baik," kata Erick.
Baca Juga: MotoGP 2026 Segera Dimulai, Ini Jadwal Lengkapnya
"Persaingan ke depan diperkirakan akan melibatkan Thailand dan Vietnam yang juga ingin berada di posisi dua atau tiga besar. Kita tentu akan bersaing ketat di posisi tersebut. Beberapa skenario antisipasi sudah dipaparkan dan sedang kita siapkan," tambahnya
Tak hanya soal persaingan, Erick juga menekankan pentingnya arah baru SEA Games. Ia mengungkapkan telah berdialog dengan otoritas olahraga Malaysia terkait arah penyelenggaraan SEA Games ke depan.
Selain itu, ia juga membuka ruang pembicaraan lintas negara Asia Tenggara pada April mendatang guna membahas agar SEA Games lebih relevan dengan kalender multievent dunia.
Baca Juga: Juara Dunia F1 Lando Norris Melajang Lagi, Pembalap Williams Kaget
Senada, Okto menyebut SEA Games idealnya menjadi tolok ukur awal sebelum atlet melangkah ke Asian Games dan Olimpiade.
Ia berharap semakin banyak nomor Olimpiade yang dipertandingkan sehingga manfaat kompetisi tidak hanya bagi tuan rumah, tetapi juga seluruh peserta.
Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari KBRI Kuala Lumpur. Hasrin memastikan kesiapan pihanknya untuk membantu koordinasi, mulai dari dukungan logistik, informasi lapangan, hingga mobilisasi atlet dan suporter.
Artikel Terkait
Atlet Voli Pantai dan Panjat Tebing Sowan ke Menpora Menjelang Kualifikasi Olimpiade Paris 2024
Ini Daftar 38 Cabor di SEA Games 2027 Malaysia, Catat 4 Olahraga Olimpiade Tidak Dipertandingkan
Kemenpora Cari Figur Kunci Penggerak Industri Olahraga Nasional
Mayoritas Perorangan, Kemenpora Pilih 21 Cabor Unggulan DBON
Bertemu Menpora Malaysia, Erick Thohir Soroti Persaingan Sengit SEA Games 2027