1. Lapangan atau area yang cukup luas
Beep test akan meliputi aktivitas lari sehingga dibutuhkan area yang cukup luas agar hasil beep test bisa maksimal.
2. Pengeras suara
Pengeras suara berfungsi untuk memutar audio perintah berbunyi "beep". Sebagai tanda seseorang harus berlari. Selain itu, pengeras suara ini juga bermanfaat sebagai bentuk reaksi dari seseorang.
3. Alat tulis atau tabel penilaian
Alat tulis dan tabel penilaian digunakan sebagai pencatatan berapa banyak jumlah skor dan level setiap orang melakukan beep test. Biasanya, instruktur kebugaran atau pelatih yang akan melakukan pencatatan tersebut.
4. Pembatas (cone)
Cone dibutuhkan sebagai penanda atau pembatas jarak 20 meter, antara ujung lapangan hingga ke ujung lapangan yang lain.
Baca Juga: Saatnya Sport Science Campur Tangan dalam Prestasi Olahraga Indonesia
Prosedur Beep Test
1. Pasang cone berseberangan dengan jarak 20 meter. Ini akan menjadi jalur lari untuk beep test.
2. Siapkan perlengkapan audio untuk memutar file audio beep test, yang dapat ditemukan online atau di aplikasi kebugaran.
3. Instruksikan peserta dan berikan pemahaman terkait pentingnya lari mondar-mandir berlawanan sebelum beep setiap level berbunyi.
4. Beep test level pertama akan dimulai dengan bunyi beep pelan, diikuti dengan perintah suara yang mengumumkan level.
5. Peserta harus berlari dari satu penanda ke penanda lainnya sebelum beep berbunyi.
Artikel Terkait
Perjuangan Keras Alvaro Bautista di WorldSBK Spanyol Punya Arti Khusus
Merasakan Berjalan di Udara dengan Nike Air Max Dn
Catatan Nigara (1): Vietnam vs Indonesia 0-3: Soal Naturalisasi, Untuk dan Demi Merah-Putih
Catatan Nigara (2): Soal Naturalisasi, Untuk dan Demi Merah-Putih