SportlinkNews - Penampilan Witan Sulaeman bersama Persija Jakarta pada kompetisi Liga 1 2024-2025 tengah menjadi sorotan.
Minimnya kontribusi dan waktu bermain membuat namanya tersingkir dari skuad tim nasional Indonesia.
Padahal sebelumnya, Witan dikenal sebagai salah satu langganan di tim Garuda.
Baca Juga: Tim Sepak Bola Wanita PSG Jalin Kemitraan Jangka Panjang dengan Ilia Beauty
Musim ini, Witan hanya mencatatkan 985 menit bermain dari total 26 pertandingan bersama Persija.
Mayoritas laga dilakoni sebagai pemain pengganti. Situasi ini pun berdampak langsung terhadap karier internasionalnya.
Ia tidak masuk daftar pemain yang dipanggil pelatih Patrick Kluivert untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Australia dan Bahrain pada Maret 2025 lalu.
Baca Juga: Pelatih PSG Tebar Ancaman ke Inter Milan, Luis Enrique: PSG Layak Memenangkan Liga Champions!
Berbicara kepada media, Witan mengungkapkan pandangannya soal performa yang menurun.
Ia menilai kurangnya kesempatan bermain berawal dari strategi yang diterapkan mantan pelatih Persija, Carlos Pena.
Menurutnya, sistem permainan 3-4-3 yang digunakan oleh pelatih asal Spanyol itu kurang sesuai dengan gaya bermainnya.
Baca Juga: Presiden FIFA Gianni Infantino Makin Mesra dengan Donald Trump Demi Kesuksesan Piala Dunia 2026
"Kalau saya pribadi mungkin di musim ini, saya kurang mendapatkan menit bermain sama pelatih lama (Carlos Pena)."
"Ya mungkin saja karena saya kurang cocok dengan strateginya. Atau saya sendiri tidak tahu itu kenapa," ujar Witan.
Artikel Terkait
Lamine Yamal Disamakan dengan Lionel Messi, Ini Kata David Beckham
Rekor Eropa Langka Menanti Antony, Melewati Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo
Timnas Basket Putri U16 Siap Tempur di FIBA U16 Women's Asia Cup SEABA Qualifiers 2025
Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik 2025 Versi Football Writers’ Association
AC Milan 3-1 Bologna: Santiago Gimenez Kembali Bangkit Secara Epik