timnas

John Herdman Tegaskan Usia Bukan Patokan di Timnas Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:42 WIB
Skuad Timnas Indonesia. (PSSI Pers)

SportlinkNews - Pelatih John Herdman menegaskan pemilihan pemain Timnas Indonesia tidak akan ditentukan oleh faktor usia.

Menurutnya, peluang membela skuad Garuda tetap terbuka bagi siapa pun selama mampu menunjukkan performa terbaik, baik pemain muda maupun senior.

Pernyataan itu disampaikan Herdman setelah muncul anggapan dirinya lebih memprioritaskan pemain berusia di bawah 28 tahun dalam proyek pembangunan tim nasional.

Baca Juga: Kapan Messi, Ronaldo, dan Neymar akan bertemu di Piala Dunia 2026?

Pelatih asal Kanada tersebut kepada media, di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026, membantah pandangan itu dan menekankan kualitas tetap menjadi tolok ukur utama.

Herdman bahkan mencontohkan pengalamannya saat menangani Timnas Kanada di FIFA World Cup Qatar 2022. Ia menyebut sejumlah pemain senior tetap menjadi andalan karena mampu menjaga level permainan di kompetisi tertinggi.

"Kapten saya di Piala Dunia 2022 berusia 40 tahun. Steven Vitoria berusia 36 tahun dan kiper saya 38 tahun. Jadi kalau Anda cukup bagus, usia muda atau tua bukan masalah," ungkapnya.

Baca Juga: Hasil Super League: Arema FC Bungkam PSIM di Kanjuruhan 3-1

Menurutnya, fokus terhadap pemain muda memang menjadi bagian dari pembangunan jangka panjang menuju FIFA World Cup 2030.

Namun, ketika tim sudah memasuki fase persiapan menuju turnamen besar seperti AFF Championship atau AFC Asian Cup 2027, prioritas utama adalah memilih pemain terbaik yang siap bersaing.

Karena itu, Herdman memastikan pintu timnas tetap terbuka bagi pemain senior yang tampil konsisten di level klub. Ia juga menepis spekulasi terkait absennya Ezra Walian dari pemanggilan terakhir.

Baca Juga: Georgina Hangatkan Antusiasme Suporter di Piala Dunia 2026

Herdman menjelaskan, keputusan tidak memanggil Ezra bukan disebabkan faktor usia, melainkan situasi pribadi dan kondisi cedera yang sedang dialami pemain tersebut.

Ia mengaku sudah berdiskusi langsung dengan Ezra dan memahami situasi yang dihadapi sang pemain.

"Ezra menjalani musim yang bagus, tetapi dia sedang cedera dan juga memiliki persoalan pribadi. Kami sudah berbicara dan memiliki kesepahaman soal kondisinya," katanya.

Baca Juga: MEGAKU Membangun Ekosistem Olahraga Menuju Indonesia Emas 2045

Meski begitu, Herdman belum menutup peluang Ezra kembali masuk skuad Garuda pada agenda berikutnya, termasuk untuk AFF Championship nanti.

Di sisi lain, Herdman menyebut pemusatan latihan Mei menjadi tahap penting dalam proses evaluasi pemain.

Program yang disebut sebagai "kamp penilaian dan pengembangan" itu digunakan tim pelatih untuk menentukan pemain yang layak dipanggil kembali pada training camp Juli.

Baca Juga: Jonatan dan Ubed Gugur di Perempat Final, Indonesia Pulang Tanpa Gelar di Malaysia

Menurutnya, semua pemain harus bersaing dari nol tanpa melihat status atau pengalaman sebelumnya bersama tim nasional.

Pemain yang tampil paling konsisten selama periode pemantauan akan mendapat kesempatan lebih besar masuk skuad inti.

"Para pemain ini dipanggil berdasarkan performa terbaik mereka tiga minggu lalu. Tetapi dalam beberapa pekan terakhir ada pemain lain yang menunjukkan perkembangan signifikan," jelasnya.

Baca Juga: Indonesia Turunkan Sembilan Wakil di Singapore Open 2026

Herdman memastikan proses evaluasi pemain akan terus berlangsung hingga Juli. Setelah itu, tim pelatih akan mulai mengerucutkan komposisi utama Timnas Indonesia untuk menghadapi agenda internasional selanjutnya.


Tags

Terkini