SportlinkNews - Timnas Indonesia mulai memasuki fase terakhir jelang ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.
Selain membangun kondisi fisik pemain, pelatih John Herdman mulai mempersiapkan strategi menghadapi lawan-lawan di Grup A ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.
Vietnam menjadi tim yang mendapat perhatian khusus karena dinilai sebagai pesaing terberat dalam perebutan tiket ke babak berikutnya.
Baca Juga: Jawa Timur Juara Umum Kejurnas Woodball 2026
Meski menyadari kekuatan calon lawannya, Herdman menegaskan tidak ada rasa gentar dalam skuad Garuda.
Baginya, menghadapi tim sekelas Vietnam justru menjadi kesempatan ideal untuk mengukur perkembangan tim yang tengah dibangun.
"Pertandingan seperti itu yang kami inginkan. Kami ingin melihat sejauh mana kemampuan tim saat menghadapi lawan dengan kualitas tinggi," ujar Herdman saat memimpin pemusatan latihan di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat, 10 Juli 2026.
Baca Juga: Prediksi Spanyol vs Belgia: Beban Berat Sejarah
Menurut pelatih asal Kanada tersebut, Vietnam memiliki modal lebih baik karena telah menggelar persiapan lebih awal. Kontinuitas program latihan dan kestabilan tim pelatih dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi rival utama Indonesia itu.
"Mereka sudah bekerja bersama lebih lama dan tahu bagaimana cara memenangkan pertandingan. Itu membuat mereka menjadi lawan yang sangat menarik untuk dihadapi," katanya.
Selain Vietnam, Herdman juga mengaku menantikan duel klasik melawan Malaysia apabila kedua tim bertemu pada turnamen nanti. Ia menilai pertandingan menghadapi Harimau Malaya selalu memiliki atmosfer dan tantangan yang berbeda.
Baca Juga: Lionel Messi Bisa Kembali Terkena Sanksi Jika Argentina Mencapai Final Piala Dunia 2026
Di balik persiapan menghadapi lawan, Herdman saat ini lebih memprioritaskan pembentukan kondisi fisik pemain.
Ia menilai mayoritas anggota skuad baru menjalani masa jeda setelah berakhirnya kompetisi domestik sehingga membutuhkan waktu untuk kembali mencapai level kebugaran terbaik.
"Kami sedang membangun kapasitas fisik pemain terlebih dahulu. Itu menjadi fondasi sebelum masuk ke aspek permainan lainnya," ungkapnya.
Baca Juga: Khawatir dengan Wasit, Swiss Bersiap Menghadapi Potensi Kartu Merah Melawan Argentina
Selama hampir sepekan menjalani pemusatan latihan di Bali, Herdman membagi 50 pemain ke dalam beberapa kelompok latihan.
Setiap kelompok akan menjalani evaluasi sebelum tim pelatih menentukan komposisi akhir yang dibawa ke Piala AFF 2026.
Selain latihan kebugaran, staf pelatih juga memberi perhatian pada peningkatan penyelesaian akhir, organisasi serangan, kerja sama antarpemain, serta kesiapan mental menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
Baca Juga: Manchester United Mengungkap Lokasi Stadion Baru Berkapasitas 100 Ribu Tempat Duduk
"Nanti setiap kelompok akan kami asesmen sebelum menentukan daftar akhir pemain," imbuhnya.
Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengakui intensitas latihan mulai meningkat dari hari ke hari. Ia menilai seluruh pemain perlahan mampu memahami filosofi permainan yang diinginkan Herdman.
Menurut Ridho, Vietnam tetap menjadi salah satu tim terkuat di Grup A. Namun, hal itu tidak mengurangi optimisme skuad Garuda untuk bersaing memperebutkan posisi terbaik.
Baca Juga: Lahir di Belgia Besar di Spanyol: Courtois di Simpang Jalan
"Grup ini memang tidak mudah, tetapi kami terus mengikuti semua arahan pelatih dan akan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan," kata Ridho.
Ia menambahkan materi latihan selama di Bali tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga peningkatan penguasaan bola dan koordinasi permainan.
Suasana latihan pun dinilainya berjalan kondusif karena sebagian besar pemain sudah terbiasa menjalani pemusatan latihan di Pulau Dewata.
Baca Juga: Argentina Lolos dari Sanksi FIFA
ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus dengan format kandang dan tandang. Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Skuad Garuda dijadwalkan mengawali laga kandang dengan menjamu Kamboja pada 27 Juli, sebelum melakoni pertandingan krusial menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, pada 3 Agustus.