Bawa Misi Sulit di Sentul, Bandung bjb Tandamata Pantang Kibarkan Bendera Putih

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 18 Februari 2026 | 22:58 WIB
Para pemain Bandung bjb Tandamata berpelukan untuk saling menguatkan usai kekalahan telak 0-3 dari Petrokimia Pupuk Indonesia.  (PBVSI)
Para pemain Bandung bjb Tandamata berpelukan untuk saling menguatkan usai kekalahan telak 0-3 dari Petrokimia Pupuk Indonesia. (PBVSI)

SportlinkNews - Menjelang seri penutup babak reguler Proliga 2026 di Sentul, Bogor, 19-22 Februari ini, peluang Bandung bjb Tandamata menembus final four memang tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri.

Meski demikian, tim asal Kota Kembang itu menolak menyerah dan memilih fokus membuktikan diri sebagai kontestan yang tetap layak diperhitungkan.

Secara materi pemain, tim asuhan Risco Herlambang ini terbilang komplet. Di lini tengah, Maradanti Namira Tegariana tampil impresif dalam dua laga di Bojonegoro dengan sumbangan 22 poin, terdiri dari 15 spike, enam block, dan satu ace.

Baca Juga: Ramadan di Lapangan Hijau, Ketika Iman Bertemu Performa

Catatan tersebut menunjukkan kontribusi signifikan dari seorang middle blocker muda lokal.

Sektor serangan pun tidak kekurangan daya gedor. Duet Italia, Anastasia Guerra dan Giulia Angelina, memberi warna berbeda.

Dalam dua pertandingan awalnya, Angelina langsung mengoleksi 41 poin (36 spike, tiga block, dua serve), sedangkan Anastasia menambahkan 32 poin (31 spike, satu serve). 

Baca Juga: Gol Andrew Jung Belum Mampu Bawa Persib Singkirkan Ratchaburi FC

Kombinasi itu berpadu dengan energi pemain muda seperti Calista Maya Ersandita, Cindy Tiara Berliyan, dan Waode Ardiana yang terus menunjukkan perkembangan.

Setelah seri Bojonegoro, komposisi tim kembali berubah. Anastasia harus kembali ke negaranya dan posisinya digantikan legiun Republik Dominika, Madeline Jazmín Guillen Paredes. Bagi Bandung bjb Tandamata, Madeline bukan wajah baru. 

Pemain 24 tahun dengan tinggi 189 cm itu pernah memperkuat tim ini musim lalu.

Baca Juga: Dugaan Ucapan Rasis yang Menimpa Vinicius Jr Masuk Meja UEFA

Dengan jangkauan spike 321 cm dan block 309 cm, kehadirannya diharapkan memperkaya variasi serangan sekaligus memperkokoh pertahanan, khususnya dalam aspek receive dan antisipasi pemain asing lawan.

Manajer tim, Drs. Asep Sukmana, M.Si, memastikan kondisi fisik para pemain dalam pengawasan ketat. Tim pelatih fisik telah menyiapkan program khusus untuk menghadapi laga krusial.

Selain kebugaran, pembenahan mental, soliditas, dan strategi menjadi fokus utama jelang pertandingan penting.

Baca Juga: Tanpa Libur Awal Ramadan, PSIM Atur Ulang Waktu Latihan

Calista Maya, yang sempat bergelut dengan cedera, mengaku kini siap kembali memberi kontribusi maksimal. Ia justru menjadikan cedera sebagai motivasi untuk bangkit dan tampil lebih kuat demi membantu tim.

Pada seri pemungkas babak reguler, Bandung bjb Tandamata akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada Kamis, 19 Februari, pukul 20.30 WIB, sebelum bersua Jakarta Livin' Mandiri pada Minggu, 22 Februari 2026, juga pada pukul 20.30 WIB.

Saat ini mereka berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan 12 poin, tertinggal dari Livin’ Mandiri (16 poin) di posisi keempat dan Popsivo (14 poin) di urutan kelima.

Baca Juga: Liga Champions Inter Milan vs Bodo/Glimt, Cristian Chivu: Mereka Ambisius dan akan Menekan Kami

Dari dua rival terdekat bjb, Popsivo akan menjadi tantangan tersulit. Mengingat secara rekor pertemuan, kemenangan belum berpihak kepada bjb.

Dalam tiga laga terakhir, Bandung selalu takluk dari Popsivo, termasuk kekalahan 1-3 pada pertemuan terbaru di seri Pontianak. 

Namun Risco menilai situasi kini berbeda, terutama dengan komposisi pemain asing yang baru. Ia optimistis perbaikan komunikasi antara setter dan spiker serta adaptasi cepat Madeline akan menghadirkan performa yang lebih solid.

Baca Juga: Gabung Persija, Shayne Pattynama Belum Komunikasi dengan Dua Pemain Persib

Risco menegaskan, selama peluang belum tertutup sepenuhnya, timnya tak akan mengibarkan bendera putih. "Apa pun masih bisa terjadi," ungkapnya.

Peluang lolos memang tidak hanya bergantung pada dua kemenangan. Bandung juga berharap Popsivo dan Livin' Mandiri tergelincir saat menghadapi Medan Falcons dan Jakarta Electric PLN Mobile.

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X