SportlinkNews - Menghadapi Timnas Korea Selatan pada kualifikasi FIBA Asia Cup 2025, Timnas basket Indonesia berhasil memberikan perlawanan sengit.
Timnas basket putra telah menunjukkan perjuangan kerasnya. Bahkan mereka sempat memimpin di kuarter ketiga hingga akhirnya harus akui keunggulan tuan rumah 78-86 di Goyang Gymnasium, Kamis (21/11) malam.
Di pertandingan ini, Timnas basket putra membuka permainan dengan baik. Bahkan Korea Selatan dipaksa alami defisit 5 poin di awal pertandingan.
Baca Juga: Begini Cara Efektif Polisi di Inggris Meredam Tingkat Kejahatan yang Dilakukan Anak Muda
“Hari ini anak-anak bermain sangat luar biasa. Mereka fight hadapi Korea yang ada di papan atas bola basket Asia."
"Bahkan kita sempat unggul di beberapa kuarter sampai akhirnya kuarter keempat Korea menyusul,” terang Manajer Timnas Basket Putra Rony Gunawan.
Rony menambahkan bahwa Timnas basket putra bisa mengendalikan pertandingan di tiga kuarter pertama karena Korea macet dalam kontribusi 3 poinnya. Bahkan persentasenya Indonesia lebih baik.
Baca Juga: UCI Rilis Biaya Tim MTB World Cup Series 2025, Ada Kenaikan Tapi Jumlah Hadiah Tidak Berubah
“Tapi mereka punya size dan unggul di rebound. Untuk rebound, 50 berbanding 32. Kemudian di ofensif rebound 15:5."
"Menjelang akhir pertandingan, mereka memanfaatkan dengan baik keunggulan size,” ujar Rony.
“Ada faktor pembeda juga dari mereka dimana bench Korea juga memberikan kontribusi bagi tim dengan 35 poin from the bench,” lanjutnya.
Baca Juga: Liga Nusantara 2024/2025 Mulai Digelar 13 Desember Diikuti 16 Klub
Meski secara hasil akhir kalah, Rony tetap melihat potensi dari tim ini. Dari game yang tersaji di Goyang Gymnasium, tampak para pemain mampu mengimbangi permainan tim papan atas Asia.
“Dari pertandingan ini kita menunjukkan bahwa para pemain bisa mengimbangi tim papan atas Asia."
Artikel Terkait
Kalahkan Singapura di Scrimmage Game Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025, Coach Ahang Masih Belum Puas
Tiket Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 Indonesia vs Thailand Sudah Dijual Online
MotoGP Barcelona: Bagnaia Menangkan Balap, Jorge Martin Juara Dunia 2024
Didier Deschamps Cemaskan Kesehatan Mental Pemain