beladiri

PON Bela Diri 2025: Laga Panas Pembuka Taekwondo, Dhimas Prasetyo Antar DKI Jakarta Raih Emas Perdana

Minggu, 12 Oktober 2025 | 18:47 WIB
Dhimas Prasetyo Wibowo (DKI) versus Zuhdan Alghiefar (Jawa Barat) di babak pertama kelas Welter Under 80 Kg Putra, di PON Bela Diri, GOR Kaliputu, Kudus, 12 Oktober 2025. (PON Bela Diri)

SportlinkNews - Pertandingan pembuka cabang olahraga Taekwondo PON Bela Diri 2025 langsung menyajikan duel panas antara DKI Jakarta dan Jawa Barat di kelas Welter Under 80Kg Putra. 

Bertanding di Djarum Arena, GOR Kaliputu, Minggu, 12 Oktober, taekwondoin Jakarta, Dhimas Prasetyo Wibowo, berhasil mengalahkan Zuhdan Alghiefar dari Jawa Barat dengan skor tipis 2-1.

Sejak ronde pertama, duel berlangsung ketat dengan sorak dukungan dari dua kubu kontingen yang memenuhi tribun Djarum Arena 2. Dhimas sempat unggul 8-4 di awal, tetapi kehilangan momentum di ronde kedua setelah tertinggal 1-6. 

Baca Juga: Lionel Messi Bersinar di MLS, Cetak 2 Gol Disaksikan Pemain Timnas Argentina

Namun, semangat juang tinggi membuat atlet muda asal ibu kota ini bangkit di ronde ketiga.

Melalui serangan balik terarah dan permainan yang lebih tenang, Dhimas menutup pertandingan dengan skor 11-8 dan memastikan kemenangan Jakarta.

Pelatih Dhimas, Sabeum Safrizal Tanjung, mengakui bahwa laga pembuka selalu penuh tekanan bagi para atlet. Tapi ia meyakini atletnya mampu mengatasinya, tinggal bagaimana ia bisa fokus dan percaya ke tekniknya sendiri. 

Baca Juga: Mereka Tetap Kstaria Meski Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia

Dhimas sendiri mengaku kemenangan tersebut menjadi titik balik kepercayaan dirinya. Karena dirinya mengetahui bila wakil Jabar ini sangat kuat di kelas tersebut.

"Saya sempat tegang banget, apalagi lawan Jabar yang dikenal kuat. Tapi coach selalu bilang kuncinya tenang dan percaya diri. Dari situ saya bisa fokus lagi," kata Dhimas seusai pertandingan.

Perjalanan Dhimas tak berhenti di sana. Ia terus melaju hingga ke babak final dan akhirnya mempersembahkan medali emas pertama bagi DKI Jakarta di kelas Welter Under 80 Kg Putra. 

Baca Juga: Tendangan Penalti Jadi Momok Bagi Bintang Eropa di Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Saat bisa melewati atlet Jabar, dari awal saya sudah yakin bisa dapat emas. Ini balasan setelah di Pomnas kemarin saya gagal di final. Sekarang akhirnya bisa pembuktian," ujarnya.

Sementara itu, di sektor putri, Jawa Tengah membuka kebanggaan dengan medali emas pertama lewat Amelia Putri Wibowo di kelas Heavy Over 73 Kg. Amelia mengalahkan Syaida Sari (Sumatera Utara) dengan skor 2-0.

Pelatih Amelia, Fransisca Valetina, menyebut anak didiknya tampil luar biasa. Selain mampu menjaga fokusnya, ia menilai anak asuhnya itu memang punya mental juara. 

Baca Juga: Dewa United Banten Resmi Kenalkan Pelatih Barunya dari Spanyol, Siap Bersaing di IBL dan BCL Asia

"Di timnas dia sudah terbukti layak di level nasional. Amelia memang salah satu aset," tukasnya.

Secara keseluruhan, hari pertama cabang Taekwondo menampilkan 111 pertandingan dari nomor Poomsae (jurus) dan Kyorugi (pertarungan), yang akan berlanjut selama tiga hari dengan babak penyisihan hingga final.

Tags

Terkini