Dibandingkan dengan FastSkin II (bahan setelan paling canggih dari Speedo pada saat itu, yang digunakan pada Olimpiade 2004), LZR Racer mampu mengurangi hambatan gesekan kulit sebanyak 24 persen.
Ia juga menggunakan Sistem Kompresi Bentuk Hidro, yang memungkinkannya menyatu dengan tubuh seperti halnya korset. Menurut tim, kompresi ini membantu perenang mempertahankan bentuk tubuhnya sehingga bisa berenang lebih lama dan lebih cepat.
Speedo mengatakan efisiensi berenang meningkat hingga 5 persen berkat detail ini. Selain mengurangi hambatan, bahan ringan ini juga mampu menolak air dan sangat elastis.
Baca Juga: Guinea Jadi Jalan Terakhir Timnas U-23 Indonesia Menuju Olimpiade Paris 2024
Pengujian juga dilakukan pada berbagai lapisan seperti jahitan yang dijahit secara tradisional dan jahitan yang dilas secara ultrasonik. Hal ini menghasilkan terciptanya pakaian renang seluruh tubuh pertama yang diikat sepenuhnya dengan jahitan yang dilas secara ultrasonik.
Artinya, kain yang tumpang tindih pada baju renang tersebut menyatu dan bukan dijahit, sehingga membantu mengurangi hambatan hingga 6 persen. Ritsleting, yang juga diikat secara ultrasonik di dalam kain, juga berkontribusi mengurangi hambatan sebesar 8 persen dibandingkan ritsleting standar.
Ini merupakan komponen penting dalam proses desain, karena menambahkan kompresi ekstra pada kain.
Baca Juga: Sedih Komentar Sin Tae-yong Usai Timnas U-23 Kalah dari Irak
Menemukan Kembali Baju Renang
Aspek penting lainnya dari LZR Racer adalah panel dan stabilisator intinya. Pakaian renang balap tradisional biasanya hanya menggunakan satu lapis kain yang memiliki jahitan berprofil rendah untuk meminimalkan hambatan.
Namun pakaian renang yang hanya terbuat dari satu bahan cenderung menjadi terlalu ketat karena tegangan yang tinggi sehingga membuat perenang tidak dapat bergerak bebas. Untuk mengatasi hal ini, Speedo menggunakan lapisan komposit yang terbuat dari bahan dengan berbagai sifat elastis dan permukaan.
LZR Pulse berfungsi sebagai lapisan dasar baju renang yang dipasang pada tubuh perenang. Panel tambahan kemudian dilapiskan ke permukaan luar LZR Pulse.
Panel ini terdiri dari lembaran poliuretan tipis yang lebih kencang dibandingkan elastisitas Pulse dan disesuaikan dengan pergerakan gaya berenang tertentu.
Contohnya adalah panel yang menutupi paha depan, yang dirancang khusus agar lebih pendek untuk gaya dada dibandingkan dengan gaya bebas. Hal ini untuk menghindari terbatasnya mobilitas sendi pinggul, yang banyak digunakan saat melakukan tendangan kaki pada gaya dada.
Penstabil inti internal juga disertakan, yang terbuat dari kain lain yang dapat diregangkan yang diikat ke permukaan bagian dalam LZR Pulse. Hal ini dimaksudkan untuk mengencangkan bagian perut dan punggung bawah sehingga menciptakan cengkeraman seperti korset pada baju renang.
Artikel Terkait
Liverpool FC dan AXA Perpanjang Kontrak, Fokus pada Dukungan untuk Olahraga Wanita
RB Gunakan Livery Bercorak Bunglon yang Mencolok di Grand Prix Miami
Associate Coach Satria Muda Akui Scouting Pemain di DBL Camp 2024
Kunjungi Al-Nassr, Menpora Dito Beri Kode Ronaldo Bakal Main di Indonesia
Canelo Alvarez dan Oscar De La Hoya Nyaris Baku Hantam di Depan Umum