Ulangi kompres es ini setiap 2–3 jam pada hari pertama cedera. Hindari langsung menempelkan es ke kulit karena dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit.
3. Mengangkat Kaki
Saat istirahat, usahakan untuk mengangkat kaki yang cedera dengan menggunakan bantal atau penopang lainnya.
Baca Juga: Barcelona Merilis Mamba Collection yang Terinspirasi dari Kobe Bryant
Mengangkat kaki akan membantu aliran darah kembali ke tubuh bagian atas sehingga dapat mengurangi pembengkakan.
Pastikan posisi kaki nyaman dan tetap rileks.
4. Kompres Panas Setelah 48 Jam
Baca Juga: Pentingnya Fisioterapi dalam Sport Science
Setelah 48 jam sejak cedera terjadi, Anda bisa mulai menggunakan kompres panas untuk meredakan ketegangan otot.
Kompres panas dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan membuat otot yang kaku menjadi lebih rileks.
Gunakan handuk hangat atau bantalan panas pada area yang cedera selama 15–20 menit beberapa kali sehari.
Baca Juga: Susunan Pemain Belgia Vs Italia: Lukaku Kembali, Nicolo Barella Berperan sebagai Hibrida
Pastikan suhu kompres tidak terlalu panas agar tidak merusak jaringan kulit.
5. Peregangan Ringan
Setelah rasa nyeri berkurang, Anda bisa mulai melakukan peregangan ringan untuk mengembalikan fleksibilitas otot pangkal paha.
Baca Juga: Indonesia ke Belanda untuk Mengejar Impian Piala Dunia
Namun, pastikan melakukan peregangan dengan hati-hati dan perlahan agar tidak memperburuk cedera.
Beberapa gerakan peregangan sederhana seperti menarik kaki secara perlahan ke arah tubuh atau melakukan peregangan paha dapat membantu meningkatkan fleksibilitas otot secara bertahap.
Artikel Terkait
2.200 Pesilat Bakal Ramaikan Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Menpora 2024
Tidak Pernah Full Team di Liga 1, Pelatih PSM Makassar Keluhkan Pemainnya Banyak yang Cedera
InJourney Aviation Services (IAS) Siap Sukseskan Event Aquabike Jetski World Championship 2024
Latihan Sambil Kerja Bakti Skuad PSBS Sapu Bersih Pantai Jerman
Crystal Palace Berduka atas Wafatnya Sang Kapten Peter Wall