SportlinkNews - Satu emas, dua perak, enam perunggu. Pencapaian itu memubat Ketua bulu tangkis Malaysia terbuka untuk mundur setelah SEA Games 2025.
Direktur kepelatihan ganda nasional, Rexy Mainaky, siap bertanggung jawab setelah para pemainnya gagal mencapai target empat medali emas di SEA Games 2025 Thailand.
Rexy mengatakan tanggung jawab ini atas kegagalan ini. Ia bersedia mundur jika ada tekanan dari pihak mana pun agar setelah gagal membantu meraih empat medali emas yang ditargetkan oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) di ajang dua tahunan tersebut.
Baca Juga: Hadapi Pasangan Thailand di Semifinal SEA Games 2025, Begini Reaksi Jafar/Felisha
“Jika kita berbicara tentang tanggung jawab, pasti akan ada pihak yang mengatakan Anda harus mundur, jadi saya siap," kata Rexy dilansir Bernama, Senin 15 Desember 2025.
“Ini karena kami menargetkan empat medali emas dan publik pasti akan mempertanyakan kegagalan mencapai target tersebut,” pebulutangkis legendaris Indonesia itu kepada wartawan.
Ia mengatakan bahwa berdasarkan tingkat kemampuan dan performa para pemain, realistis untuk mengharapkan mereka mencapai target tersebut, tetapi yang terjadi justru sebaliknya.
Baca Juga: Sumbang Medali Perak, Berebu Putri Bulutangkis Indonesia Merasa Sedih
Rexy mengatakan ia siap memikul tanggung jawab tersebut, menggambarkan SEA Games sebagai ajang yang memiliki prestise tersendiri karena diadakan setiap dua tahun sekali.
Pasangan ganda putri terbaik nasional Pearly Tan-M. Thinaah muncul sebagai satu-satunya perwakilan bulu tangkis Malaysia yang meraih emas di SEA Games setelah kemenangan yang diraih dengan susah payah atas pasangan Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma-Meilysa Trias Puspitasari 21-16, 19-21, 21-17.
Keberhasilan ini mengakhiri penantian Malaysia selama satu dekade untuk medali emas ganda putri di SEA Games, yang terakhir dimenangkan oleh Amelia Alicia. Anscelly-Soong Fie Cho pada edisi 2015 di Singapura.
Baca Juga: Nottingham Forest 3 Tottenham 0: Dihancurkan Mantan Target Callum Hudson
Sementara itu, pemain ganda putra nomor satu nasional Aaron Chia, yang meraih perak bersama pasangannya Soh Wooi Yik, tidak setuju dengan Rexy yang mengambil tanggung jawab dengan mengundurkan diri.
Ia mengakui bahwa pelatih asal Indonesia tersebut memikul tanggung jawab berat mengawasi tiga sektor di bawah pengawasannya, yaitu ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Artikel Terkait
SEA Games 2025: Atletik Indonesia Borong Empat Emas Marathon dan Jalan Cepat 20 Km
Update Klasemen SEA Games 2025: Mantap di Posisi Kedua, Indonesia Tinggalkan Vietnam
Xabi Alonso Bereaksi Terhadap Keputusan Tidak Penalti saat Susah Payah Tekuk Alaves
Update Klasemen Liga Primer Inggris: Man City Terus Mepet Arsenal
SEA Games 2025: Makna Emosional Medali Emas Ayustina Delia Priatna