SportlinkNews - Pemain spesialis ganda putra, Fajar Alfian, siap mengemban tanggung jawab sebagai kapten tim Thomas Indonesia pada edisi 2026. Ia terpilih setelah memenangi voting internal dengan selisih satu suara atas Jonatan Christie.
Fajar mengaku peran kapten bukan hal baru baginya. Dia tahun lalu, di event beregu ia juga pernah ditunjuk menjadi kapten.
Pengalaman sebelumnya, ditambah catatan sebagai pemain yang telah lima kali tampil di Piala Thomas, menjadi bekal pentingnya untuk memimpin tim.
Baca Juga: Sebut Tudingan Raphinha Gila, Juan Musso Pasang Badan Bela Kemenangan Atletico Madrid
"Ini suatu kebanggaan bisa dipercaya oleh tim. Semoga pengalaman saya bisa menambah semangat dan menularkan aura positif kepada teman-teman," ucapnya kepada media di acara pelepasan Tm Thomas Uber Cup 2026, di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu, 15 April 2026.
Menghadapi babak penyisihan, Fajar menilai persaingan di grup tidak akan mudah. Ia menyoroti kekuatan Prancis yang datang sebagai juara Eropa serta Thailand yang memiliki pemain tunggal papan atas dunia.
"Tidak ada lawan yang mudah. Semua tim punya kekuatan masing-masing, jadi kami harus siap sejak awal dan cepat beradaptasi," katanya.
Baca Juga: Dihantam Badai Cedera, Lini Belakang PSIM Pincang Jelang Lawan Bhayangkara FC
Meski demikian, capaian tim Indonesia yang konsisten melangkah jauh dalam beberapa edisi terakhir justru menjadi suntikan motivasi. Fajar berharap tren positif tersebut bisa berlanjut hingga kembali merebut gelar juara, seperti pada edisi 2021.
"Semoga kami bisa terus konsisten ke final dan menambah kepercayaan diri tim. Harapannya tentu bisa membawa pulang gelar lagi," ungkapnya.
Dari sisi komposisi, Fajar melihat perpaduan pemain senior dan junior menjadi kekuatan tersendiri.
Baca Juga: NOC Indonesia Hadirkan Game Changer Award di RAT 2026
Ia yang kini berstatus sebagai pemain paling senior di tim berharap pengalaman dan semangat para pemain muda dapat berpadu untuk membangun kekompakan.
"Kombinasi ini diharapkan bisa memperkuat tim, senior dengan pengalaman dan junior dengan energi serta semangatnya," tutur partner Muhammad Shohibul Fikri ini.
Artikel Terkait
Perfoma Belum Stabil, Ginting Tetap Dilirik untuk Piala Thomas 2026
Bidik Hasil Terbaik, Indonesia Turunkan Skuad Kombinasi di Thomas & Uber Cup 2026
Dipanggil ke Piala Thomas 2026, Jonatan Tegaskan Komitmen untuk Merah Putih
Wamenpora Taufik Hidayat Lepas Keberangkatan Tim Bulu Tangkis Piala Thomas dan Uber ke Denmark
Target Ambisius PBSI: Thomas Bidik Final, Uber Tembus Semifinal di 2026