"Memang beberapa kali bola-bola banyak unlucky ball juga dari dia. Walau sudah jatuh-jatuh posisinya susah, dia masih bisa dapat," tambahnya.
"Itu mungkin kelebihannya dia. Unik juga sih karena memang posturnya tidak terlalu tinggi tapi dia bisa memaksimalkan apa yang dia punya."
Meski sukses melaju ke delapan besar, Alwi menegaskan bahwa perjuangannya masih jauh dari selesai.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Kisah Ambisi Inggris dan Pesan Emosional Paul Gascoigne
Ia menyadari tantangan akan semakin berat mengingat Australian Open menjadi turnamen ketiga secara beruntun yang dijalaninya dalam beberapa pekan terakhir.
Faktor mental dan kondisi fisik menjadi perhatian utama menjelang pertandingan berikutnya. Namun, Alwi tetap optimistis mampu melanjutkan langkahnya lebih jauh.
"Perjalanan masih sangat panjang, jadi saya fokus untuk perempat final. Besok siap tempur, siap tarung, karena nggak ada pertandingan yang mudah," katanya.
Baca Juga: Sambut Musim Baru, Tiga Klub Super League Perkenalkan Pelatih Anyar
Pada babak selanjutnya, ia akan bertemu dengan tunggal Taiwan, Lee Chia Hao yang di babak kedua mengalahkan Jeon Hyeok Jin dari Korea dengan skor 21-19, 21-13.
Artikel Terkait
Australia Open 2025: Lanny/Amallia Genjot Pasangan Tuan Rumah 14-0 di Gim Pertama
Raymond/Nikolaus Buka Peluang Ciptakan "All Indonesia Finals" 2025 di Australia Open 2025
Dua Ganda Putri Indonesia ke Semifinal, Satu Tiket Final Australia Open 2025 Sudah di Tangan
Dua Pasangan Muda Bersinar, Indonesia Kunci Dua Gelar di Australia Open 2025
Tempatkan Wakil, Sayang Tak Berbuah Hasil Positif di Australia Open 2021