bulutangkis

Misi Baru Hendra Setiawan, Bangun Mental Juara Indonesia di Thomas & Uber 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:10 WIB
Pelatih Ganda Putra Tim Thomas Indonesia, Hendra Setiawan diberikan tugas khusus dari Ketua Umum PBSI untuk mengangkat mental juara para pemain di turnamen ini. (PBSI)

SportlinkNews - Hendra Setiawan diminta bisa untuk membantu membangun karakter tim dan menanamkan mental juara pada Piala Thomas & Uber 2026.

Dengan tingkat kompetitif yang sangat tinggi, dua hal menjadi hal krusial, yakni adaptasi cepat dan kesiapan mental. 

Pesan khusus ini disampaikan oleh Ketua Umum PBSI, Fadil Imran langsung kepada Hendra pada saat pelepasan tim menuju Horsens, Denmark, Kamis lalu, 16 April 2026.

Baca Juga: Persaingan MVP Memanas, Gilgeous-Alexander Unggul Tipis atas Jokic dan Wembanyama

Ia menitipkan misi penting kepada Hendra,  yakni membangun mental juara yang sempat menjadi kendala dalam beberapa edisi terakhir.

"Peta kekuatan sekarang sebenarnya cukup menguntungkan kita. Tunggal merata, ganda juga. Tinggal bagaimana kesiapan mental dalam pertandingan beregu," ujar Fadil.

"Saya sudah pesan ke Hendra. Dulu dia kapten saat kita juara, jadi saya titip untuk membangun karakter tim. Mudah-mudahan momen itu bisa terulang di Denmark."

Baca Juga: Momen Bersejarah Menanti, Peluang Besar LeBron dan Bronny Bermain Bersama di Playoff NBA 2026

Dengan pengalamannya sebagai kapten saat masih menjadi pemain, Hendra telah sukses memimpin tim Thomas untuk meraih satu gelar juara dan dua kali runner-up di turnamen ini. 

Hal itu menjadikannya figur sentral dalam ruang ganti. Ia mengaku menyimpan kenangan manis saat membawa Indonesia juara di Aarhus, Denmark pada edisi 2020. Kesuksesannya itu membuat Hendra lebih dikenal sebagai "Kapten Abadi".

"Pastinya memberi semangat tersendiri. Kami terakhir main di sana dan hasilnya juara. Itu yang membuat saya terkesan," kata Hendra.

Baca Juga: Tampil Buruk di Awal Musim Mampukah Ducati Berbenah diri?

Kini, tantangan yang dihadapi jauh berbeda. Bukan lagi soal memenangkan poin, tetapi memastikan setiap pemain menurutnya harus siap secara mental dan taktik. Hendra mengakui, peran barunya justru menghadirkan tekanan tersendiri.

"Daya juang harus lebih karena ini pertandingan tim. Tapi yang penting pemain fokus dengan perannya masing-masing," tuturnya.

"Saya akan membantu dari belakang. Mungkin lebih sulit karena harus menentukan siapa yang turun dan melihat kondisi pemain serta lawan, tapi saya harus siap."

Baca Juga: Tampil Buruk di Awal Musim Mampukah Ducati Berbenah diri?

Persaingan di edisi kali ini juga diprediksi semakin terbuka. Menurut Hendra, kekuatan antarnegara kini semakin merata, sehingga tak ada lawan yang bisa dianggap ringan. 

Sektor ini datang dengan kombinasi pengalaman dan energi muda, mulai dari pasangan senior seperti Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri hingga talenta baru, Raymond Indra-Nikola Joaquin.

Hendra pun siap berkolaborasi dengan tim pelatih untuk memastikan setiap pasangan tampil maksimal di momen krusial.

Tags

Terkini

Pesan Jojo untuk Atlet Muda: Jangan Takut Kalah

Sabtu, 6 Juni 2026 | 20:46 WIB