bulutangkis

China Kuasai Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:25 WIB
Aksi tunggal putra China Li Si Feng dalam partai final Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu, 24 Mei. Ia raih gelar usai kandaskan pemain muda Thailand Panitchaphon Teeraratsakul (bwfbadminton)

SportlinkNews - China mendominasi hasil Malaysia Masters 2026 dengan menguasai tiga dari lima gelar yang diperebutkan pada partai final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu, 24 Mei 2026.

Negeri Tirai Bambu menutup turnamen dengan membawa pulang gelar di sektor tunggal putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Keberhasilan pertama China hadir lewat pasangan anyar Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min di nomor ganda putri. Unggulan keenam itu sukses menghentikan perlawanan wakil Jepang Sayaka Hirota/Ayako Sakuramoto dalam dua gim ketat 21-16, 25-23.

Baca Juga: Aprilia Dapat Sponsor Utama di GP Italia, Jorge Martin Hadapi Dilema

Momentum China berlanjut pada sektor tunggal putra melalui Li Shi Feng.

Juara bertahan itu tampil konsisten saat menaklukkan pemain muda Thailand Panitchaphon Teeraratsakul dengan skor 21-16, 21-17 untuk mengamankan gelar pertamanya dalam setahun terakhir.

Satu gelar lain dipastikan lewat sektor ganda campuran.

Baca Juga: Hull City Melenggang ke Liga Primer Menyusul Coventry City dan Ipswich Town

Duet Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin keluar sebagai kampiun setelah mengatasi perlawanan pasangan Thailand Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai lewat rubber game 21-13, 15-21, 21-11.

Meski China mendominasi, sorotan utama final justru datang dari sektor tunggal putri. Ratchanok Intanon tampil luar biasa untuk menghentikan unggulan pertama asal China, Chen Yu Fei, dengan skor meyakinkan 21-17, 21-15.

Kemenangan itu terasa spesial bagi Intanon. Selain menjadi gelar pertamanya musim ini, pebulu tangkis Thailand berusia 31 tahun tersebut akhirnya mampu menaklukkan lawan yang selama ini mendominasinya dalam rekor pertemuan.

Baca Juga: Atalanta Konfirmasi Ederson Hengkang, Manchester United Siap Angkut

"Saya fokus pada mentalitas saya. Saya menonton lagi pertandingan-pertandingan sebelumnya karena dia sering mencoba mengganggu ritme permainan saya," ungkap Ratchanok usai pertandingan.

"Meskipun saya sudah senior, hati saya masih muda. Lutut saya mungkin sudah tidak muda lagi, tapi saya masih ingin mengejar target besar seperti medali Asian Games dan Olimpiade," lanjut mantan juara dunia tersebut.

Sementara itu, kejutan terbesar lahir dari sektor ganda putra.

Baca Juga: Demi Bebas Pilih Sepatu, Michael Olise Rela Kehilangan Kontrak Sponsor Jutaan Euro

Pasangan Denmark Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard berhasil membungkam harapan publik tuan rumah setelah menundukkan unggulan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 21-16, 21-17.

Hasil tersebut membuat Malaysia gagal merebut satu pun gelar di kandang sendiri. Bagi Lundgaard/Vestergaard, kemenangan itu menjadi pencapaian terbesar dalam karier mereka sejauh ini.

"Rasanya gila. Kami benar-benar bahagia dan ingin menikmati momen ini sebelum fokus ke Singapura pekan depan," kata Lundgaard.

Baca Juga: Pilih Liburan Bareng Keluarga, Cristian Chivu Enggan Tonton Piala Dunia 2026

Usai Malaysia Masters, persaingan elite bulu tangkis dunia akan langsung berlanjut ke Singapore Open 2026 yang digelar mulai pekan depan.

Tags

Terkini