Malaysia Masters 2026: Setelah Dua Cedera ACL, Hirota Kembali ke Final

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:25 WIB
Sayaka Hirota comeback usai cedera ACL panjang selama lebih dari dua tahun. Bersama partner barunya Ayako Sakuramoto, Hirota mencapai final pertamanya lagi sejak 2023. (bwfbadminton)
Sayaka Hirota comeback usai cedera ACL panjang selama lebih dari dua tahun. Bersama partner barunya Ayako Sakuramoto, Hirota mencapai final pertamanya lagi sejak 2023. (bwfbadminton)

SportlinkNews - Nama Sayaka Hirota kembali menghiasi partai final turnamen level atas bulu tangkis dunia.

Setelah melewati perjalanan panjang penuh cedera dan masa pemulihan, mantan pemain nomor satu dunia asal Jepang itu akhirnya kembali menembus final BWF World Tour melalui ajang Malaysia Masters 2026.

Hirota kini tampil bersama pasangan barunya, Ayako Sakuramoto, yang mulai dipasangkan sejak awal tahun ini.

Baca Juga: Cavaliers Diburu Tekanan Besar Jelang Gim 3 Kontra Knicks

Perlahan, duet Jepang tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif setelah sebelumnya hanya mampu mencapai perempat final di dua turnamen terakhir.

Turnamen BWF Super 500 ini menjadi titik balik penting bagi Hirota. Ini merupakan kali pertama dirinya kembali tampil di final turnamen World Tour sejak China Masters Super 750 pada November 2023.

Perjalanan Hirota menuju titik ini tidak mudah. Pebulu tangkis spesialis ganda putri itu sempat mengalami dua cedera ACL yang menghantam kedua lututnya pada periode berbeda.

Baca Juga: Thunder Masih Terlalu Kuat untuk Spurs di Gim 3 Final Barat

Cedera pertama terjadi pada lutut kanan menjelang Olimpiade Tokyo 2020, sementara cedera kedua menghantam lutut kiri dua tahun kemudian.

Situasi tersebut sempat membuat karier Hirota berada di titik sulit sebelum akhirnya kembali bangkit perlahan.

Kini, bersama Sakuramoto yang kidal, Hirota mulai menemukan chemistry baru yang menjanjikan di sektor ganda putri Jepang.

Baca Juga: Unggul Finansial dari Barcelona, Real Madrid Siap Angkut Alessandro Bastoni

Pada semifinal, Sabtu, 23 Mei, di Axiata Arena, Hirota/Sakuramoto harus bekerja keras sebelum memastikan tiket final usai mengalahkan pasangan Amerika Serikat, Allison Quynh Lee/Lauren Lam, dengan skor 21-15, 17-21, 21-11.

Pasangan AS tersebut sebenarnya tampil cukup berani dan sempat memberikan tekanan besar, terutama pada gim kedua.

Namun, Hirota dan Sakuramoto mampu meningkatkan tempo permainan sejak awal gim penentuan hingga akhirnya mengontrol laga.

Baca Juga: Real Madrid Kepincut untuk Merekrut Dusan Vlahovic dari Juventus

Bagi Lee/Lam, langkah hingga semifinal sudah menjadi pencapaian bersejarah. Mereka nyaris menjadi pasangan Amerika Serikat pertama yang lolos ke final turnamen BWF World Tour level Super 500 atau lebih tinggi.

"Rasanya campur aduk, tetapi kami bangga dengan perjalanan sejauh ini. Kami sudah memberikan segalanya hari ini," ujar Lauren Lam usai pertandingan.

Sementara Allison Lee menyebut pengalaman menghadapi pasangan papan atas dunia menjadi pelajaran penting untuk perkembangan mereka ke depan.

Baca Juga: Herdman Pantau Hanan di Persija, Absen di Laga Penentuan Juara Persib

"Ini memberi gambaran level permainan kami saat ini. Kami hanya bisa terus belajar dari pengalaman seperti ini," katanya.

Pada partai final, Hirota/Sakuramoto akan menghadapi pasangan muda China unggulan keenam, Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min.

Duo China tersebut melangkah ke final setelah menang dramatis atas rekan senegara mereka, Bao Li Jing/Cao Zi Han, lewat pertarungan tiga gim 18-21, 21-9, 21-19.

Baca Juga: Proyek Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030 Terus Diperkuat

Final ini sekaligus menjadi ujian besar bagi Hirota untuk menyempurnakan kisah kebangkitannya setelah melewati masa-masa sulit akibat cedera panjang dalam beberapa tahun terakhir.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: bwfbadminton.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X