Apakah Benar Leg Day Bisa Berpengaruh pada Hormon Testosteron? Berikut Faktanya

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Kamis, 9 Mei 2024 | 21:05 WIB
Apakah benar leg day bisa berpengaruh pada hormon testosteron dalam tubuh? (Pexels.com/Scott Webb)
Apakah benar leg day bisa berpengaruh pada hormon testosteron dalam tubuh? (Pexels.com/Scott Webb)

SportlinkNews - Leg day, atau hari latihan kaki, merupakan bagian penting dari program latihan untuk membangun kekuatan dan massa otot secara keseluruhan.

Namun, apakah benar jika latihan kaki dapat berpengaruh pada hormon testosteron?

Mari kita eksplorasi lebih dalam tentang hal ini.

Baca Juga: Gary Neville Beralih Profesi Jadi Model, Wajah Baru Hawes & Curtis

Mitos atau Fakta?

Banyak orang percaya bahwa latihan kaki, terutama latihan beban yang melibatkan otot besar seperti quadriceps, hamstring, dan gluteus, dapat meningkatkan produksi hormon testosteron.

Testosteron adalah hormon yang penting untuk pembentukan otot dan juga memiliki peran dalam meningkatkan energi, mood, dan libido.

Namun, sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan hubungan langsung antara latihan kaki dan peningkatan kadar testosteron.

Baca Juga: PP Perbasi Tunjuk 24 Pemain yang akan Mengikuti Seleksi untuk Tim SEABA U-18

Meskipun latihan kaki dapat merangsang produksi hormon ini, peningkatan testosteron tidak terjadi secara signifikan setelah satu sesi latihan kaki.

Proses Hormonal saat Latihan Kaki

Saat Anda melakukan latihan kaki, terjadi sejumlah reaksi hormonal dalam tubuh Anda.

Salah satu hormon utama yang terlibat adalah hormon pertumbuhan (GH) dan insulin-like growth factor 1 (IGF-1), yang berperan dalam memperbaiki dan membangun jaringan otot.

Baca Juga: Media Vietnam Ikut Soroti Laga Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea, Garuda Muda Punya Tantangan Berat

Selain itu, latihan kaki juga dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, yang merupakan hormon stres.

Meskipun kadar kortisol meningkat selama latihan, ini biasanya kembali normal setelah latihan selesai dan tidak berdampak negatif pada pembentukan otot.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bolehkah Lari Tiap Hari? Ini yang Perlu Diketahui

Minggu, 4 Januari 2026 | 22:28 WIB

Seberapa Penting Manajemen Tidur untuk Atlet?

Minggu, 15 Juni 2025 | 23:39 WIB

Manfaat Yoga untuk Aktivitas Olahraga

Jumat, 14 Februari 2025 | 07:51 WIB
X