Bolehkah Lari Tiap Hari? Ini yang Perlu Diketahui

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 4 Januari 2026 | 22:28 WIB
Ilustrasi orang berlari (Shutterstock)
Ilustrasi orang berlari (Shutterstock)

SportlinkNews - Berbagai penelitian selama beberapa dekade terakhir menyoroti manfaat besar dari lari dengan jadwal yang konsisten. Selain meningkatkan kesehatan jantung, fungsi otak, dan suasana hati, lari rutin juga bisa menimbulkan pertanyaan: apakah terlalu banyak berlari justru berbahaya? Apakah lari setiap hari itu buruk?

Seperti halnya pertanyaan terkait olahraga lainnya, jawabannya: tergantung. Tingkat kebugaran kardiovaskular Anda, durasi dan intensitas lari, serta strategi pemulihan akan menentukan apakah lari setiap hari bermanfaat atau malah berisiko.

Bagi banyak orang, lari harian bisa menimbulkan risiko overtraining, yang meningkatkan kemungkinan cedera akibat penggunaan berlebihan dan kelelahan. Namun, bagi pelari berpengalaman dengan program yang tepat dan rutinitas yang sudah terbangun, lari setiap hari justru bisa memberikan rasa konsistensi dan progres yang nyata.

Baca Juga: Hasil Super League: Malut United FC Gulung PSBS Biak, Delapan Gol Tercipta di Kie Raha

Lalu, bagaimana cara mengetahui kelompok mana yang Anda termasuk? Berikut panduan tentang keuntungan dan risiko lari setiap hari, sehingga Anda bisa memutuskan apakah ingin lari setiap hari atau menambahkan hari istirahat ke dalam rutinitas.

Kadang disebut "run streak", lari setiap hari biasanya berarti berlari secara berturut-turut setiap hari dengan jarak tertentu tanpa terlewat. Bahkan lari harian dalam jarak pendek pun tetap memberikan manfaat.

Saat seseorang bertanya, "Bolehkah saya lari setiap hari?", kebanyakan orang membayangkan lari setidaknya satu atau dua mil, bahkan lebih. Namun, lari singkat saja sudah bermanfaat bagi jantung dan paru-paru.

Baca Juga: Melihat Rekam Jejak Duel Manchester City vs Chelsea di Liga Primer Inggris Sejak 1908

Misalnya, sebuah penelitian tahun 2014 di Journal of the American College of Cardiology menemukan bahwa berlari lima hingga 10 menit setiap hari dengan kecepatan lambat (kurang dari enam mil per jam) dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat berbagai penyebab, termasuk penyakit kardiovaskular.

“Manfaat terbesar lari setiap hari adalah aktivitas aerobik yang membantu meningkatkan kesehatan jantung,” ujar Carol Mack, DPT, CSCS, pelatih kebugaran dan dokter fisioterapi di CLE Sports PT and Performance.

Lari diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol baik, menurunkan kolesterol jahat, memperbaiki regulasi glukosa, dan menstabilkan tekanan darah—semua hal yang penting bagi kesehatan jantung.

Baca Juga: Persebaya Taklukan Madura United, Uston Nawawi Puji Pemainnya yang Tampil Disiplin

“Membangun kebiasaan olahraga itu sulit bagi banyak orang,” kata Mack. Terutama bagi pelari pemula, menyusun jadwal yang konsisten bisa menjadi tantangan. Karena itu, lari setiap hari bisa menjadi jalan pintas untuk menciptakan konsistensi yang lebih baik dan bertahan lama.

Lebih baik lagi jika dilakukan pada waktu yang sama setiap hari. Penelitian di Exercise and Sports Sciences Review (2021) menemukan bahwa menetapkan waktu olahraga konsisten setiap hari membantu meningkatkan kepatuhan terhadap latihan, terutama latihan pagi yang terbukti paling efektif untuk manajemen berat badan.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: nike.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bolehkah Lari Tiap Hari? Ini yang Perlu Diketahui

Minggu, 4 Januari 2026 | 22:28 WIB

Seberapa Penting Manajemen Tidur untuk Atlet?

Minggu, 15 Juni 2025 | 23:39 WIB

Manfaat Yoga untuk Aktivitas Olahraga

Jumat, 14 Februari 2025 | 07:51 WIB
X