Persib akan memulai perjalanan dari babak play-off AFC Champions League 2 (ACL 2). Sementara itu, Borneo FC yang semula diproyeksikan tampil melalui play-off AFC Challenge League, kini berpeluang langsung tampil pada fase grup.
"Untuk musim 2026-2027 kuota kita sudah pasti dua wakil. Persib bermain di play-off ACL 2, sedangkan informasi terakhir Borneo FC kemungkinan langsung masuk fase grup AFC Challenge League," kata Asep di Jakarta.
Menurutnya, perkembangan positif juga terlihat pada proyeksi kuota Indonesia untuk musim 2027/2028.
Baca Juga: MMA Indonesia Bidik Medali pada Debut Asian Games 2026
Berdasarkan perhitungan AFC Club Competition Ranking yang mengacu pada performa klub selama delapan tahun terakhir, Indonesia berpeluang menempatkan dua wakil di ACL 2.
Satu klub akan lolos langsung ke fase utama, sedangkan satu wakil lainnya memulai perjuangan dari babak play-off.
"Musim 2027-2028 nanti proyeksinya dua wakil Indonesia bermain di ACL 2. Satu lolos langsung dan satu melalui jalur play-off," tuturnya.
Baca Juga: Kejurnas MMA 2026 Siapkan Fondasi Timnas Masa Depan
Di sisi lain, I.League juga mulai menyiapkan langkah antisipasi untuk membantu Persib dan Borneo FC yang bakal menjalani musim padat.
Kedua klub berpotensi tampil di empat kompetisi sekaligus, yakni Super League, League Cup, Shopee Cup, serta kompetisi AFC.
Untuk itu, operator liga telah menggelar pertemuan khusus dengan manajemen kedua klub guna memetakan jadwal kompetisi domestik maupun internasional sepanjang musim mendatang.
Baca Juga: Maverick Vinales Mulai Jengkel dengan Sikap KTM yang Tidak Serius
Asep mengungkapkan, komunikasi awal dengan Persib dan Borneo telah dilakukan pada Jumat pagi, 19 Juni 2026.
Dalam pertemuan tersebut, I.League memaparkan gambaran kalender kompetisi agar klub memiliki waktu lebih panjang untuk menyusun program tim.
"Kami sudah bertemu dengan Persib dan Borneo FC untuk membahas kalender kompetisi musim depan. Tujuannya agar mereka bisa mempersiapkan tim dengan lebih baik," imbuhnya.
Baca Juga: Kinerja Gemilang Cristian Chivu Bertahan di Inter Milan Hingga 2028
Meski tidak menjanjikan kemudahan khusus, I.League berkomitmen meminimalkan potensi benturan jadwal yang dapat mengganggu performa wakil Indonesia di berbagai ajang.
Pengalaman pada musim-musim sebelumnya menunjukkan tantangan terbesar biasanya muncul ketika klub berhasil melangkah ke fase gugur kompetisi Asia.
Jadwal pertandingan yang baru ditetapkan AFC menjelang pertandingan sering kali membuat penyesuaian kalender domestik menjadi lebih rumit.
Baca Juga: Lepas dari Manchester United, Ruben Amorim Kini Berlabuh di AC Milan Siapkan Kebangkitan Rossoneri
Karena itu, I.League berharap koordinasi sejak awal dapat membantu Persib dan Borneo menjaga keseimbangan performa di kompetisi dalam negeri maupun di level regional dan Asia.
"Kami tentu mendukung klub-klub Indonesia yang bermain di Asia. Mungkin tidak bisa menghilangkan seluruh kendala, tetapi setidaknya kami berupaya meminimalkan hal-hal yang dapat menyulitkan mereka saat berkompetisi," kata Asep.
Dengan dukungan tersebut, Persib dan Borneo FC diharapkan mampu menjaga prestasi di kompetisi domestik sekaligus mengangkat reputasi sepak bola Indonesia di panggung Asia musim depan.
Artikel Terkait
Misi Khusus Dewa United FC di Pekan Terakhir Liga 1: Kalahkan PSBS Biak dan Rebut Tiket Kompetisi Asia
ILeague Hadir, Era Baru Sepak Bola Indonesia Dimulai
Padatnya Jadwal Kompetisi Asia-ASEAN, I.League Siapkan Skema Khusus untuk Persib dan Borneo
Musim 2026/2027: I.League Pertahankan Format Kompetisi, Regulasi U-23 Berubah Jadi Insentif
I.League Ingatkan Potensi Minus Dua Poin bagi Klub yang Ubah Home Base Pascalisensi