Dari Rekor SEA Games hingga Dunia, Atlet Indonesia Bersinar di Asia Tenggara

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 24 Desember 2025 | 16:04 WIB
Lifter putra Indonesia, Rizki Juniansyah, memecahkan rekor dunia kelas 79 kg putra pada SEA Games 2025. (kemenpora)
Lifter putra Indonesia, Rizki Juniansyah, memecahkan rekor dunia kelas 79 kg putra pada SEA Games 2025. (kemenpora)

SportlinkNews – Kontingen Indonesia menuntaskan perjuangan di SEA Games 2025 dengan capaian bersejarah. Tim Merah Putih menempati peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali, mengoleksi 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu.

Hasil ini menjadi catatan penting bagi olahraga nasional, karena untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir, Indonesia kembali menempati posisi runner-up SEA Games sejak terakhir kali diraih pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.

Tidak hanya itu, raihan 91 medali emas juga tercatat sebagai jumlah emas terbanyak ketiga yang pernah diraih Indonesia saat berlaga sebagai kontingen tandang sejak pertama kali berpartisipasi di SEA Games pada 1977.

Baca Juga: SEA Games 2025: Bukan Cuma Medali Emas, Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia

Dalam catatan sejarah, prestasi tandang terbaik Indonesia sebelumnya terjadi pada SEA Games Kuala Lumpur 1989 dengan raihan 102 emas, disusul SEA Games Manila 1991 dengan 92 emas.

Dengan capaian di Thailand 2025, Indonesia mencatatkan prestasi tandang terbaik dalam 32 tahun terakhir, melampaui SEA Games Singapura 1993 yang menghasilkan 88 emas.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari konsistensi pembinaan, mental juara atlet, serta kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem olahraga nasional.

Baca Juga: Klasemen Super League 2025/26: Borneo FC Masih Perkasa di Puncak Klasemen, Persib dan Persija Mengintai

“Target awal 80 emas berhasil dilampaui dengan raihan 91 emas. Ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang kualitas perjuangan, daya saing, dan karakter atlet Indonesia di level Asia Tenggara,” ujar Okto.

Keberhasilan Indonesia ditopang oleh dominasi sejumlah cabang olahraga yang tampil sebagai juara umum.

Panahan menjadi menyumbangkan 6 medali emas dan 2 perunggu, disusul bulutangkis juga mempertahankan tradisi prestasi dengan raihan 3 emas, 3 perak, dan 4 perunggu.

Disusul triathlon yang mengoleksi 7 emas, 3 perak, dan 1 perunggu, serta panahan dengan 6 emas dan 2 perunggu.

Baca Juga: Sukses Raih Treble, Vietnam Perpanjang Kontrak Pelatih Kim

Cabor wushu menyumbang 5 emas, sementara pencak silat dan sport climbing masing-masing tampil impresif dengan 4 emas.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X