Sementara itu, atlet berkuda Indonesia berhasil mempersembahkan 2 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu di disiplin equestrian untuk menegaskan kemajuan signifikan pembinaan olahraga berkuda nasional yang selama ini dikenal menuntut kesiapan atlet, kuda, serta sistem pendukung berstandar internasional.
Okto menilai pencapaian tinju, tenis meja, dan equestrian di SEA Games Thailand 2025 sebagai bentuk pembuktian nyata atas proses pembenahan yang selama beberapa waktu terakhir dijalani masing-masing cabang olahraga.
Baca Juga: Jake Paul Pensiun dari Tinju Setelah Rahang Patah Dihajar KO Anthony Joshua
“Prestasi tinju, tenis meja, dan equestrian di Thailand 2025 adalah pembuktian. Cabang-cabang ini sempat berada dalam sorotan dan menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari tata kelola organisasi hingga kepastian pengakuan internasional. Hari ini, mereka menjawabnya dengan prestasi di arena pertandingan,” tegas Okto.
NOC Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadikan capaian SEA Games 2025 sebagai fondasi kuat menuju Asian Games dan Olimpiade, sekaligus menjaga kehormatan dan marwah Indonesia di panggung olahraga dunia.
Artikel Terkait
Ini Daftar 38 Cabor di SEA Games 2027 Malaysia, Catat 4 Olahraga Olimpiade Tidak Dipertandingkan
Kontingen Indonesia Runner-up SEA Games 2025, KONI Pusat Sebut Ini Buah Pembinaan
Kemenpora Segera Evaluasi Total Cabor SEA Games 2025, Skema Reward dan Sanksi Disiapkan
Jadwal Pertandingan Super League 2025/26: Laga Tunda Pekan ke-8 di Pengujung Tahun
AFC Melarang Timnas Malaysia dari Piala Asia 2027 dan 2031
Lionel Messi Berduka Adiknya Kecelakaan Serius, Pernikahan Harus Ditunda