SportlinkNews - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat merespons serius kasus pelecehan seksual yang terjadi pada olahraga prestasi.
Atlet Kick Boxing Jawa Timur Viona Amalia Adinda Putri yang menjadi korban, bertemu langsung dengan Menpora RI Erick Thohir dan Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman pada 13 Maret 2026.
Menpora RI mengawali dengan mengapresiasi keberanian korban mengungkapkan kasus.
Baca Juga: NOC Indonesia Dorong PSSI Suarakan Aspirasi Soal Kuota Sepak Bola Asian Games 2026
“Atlet Kick Boxing kita sangat berani mengungkapkan permasalahan yang harus kita lawan dan kita bersihkan secara tuntas," tegas Erick Thohir.
Lebih lanjut dikatakan Kemenpora tentu terdepan, bersama tentu seluruh stakeholder olahraga untuk membentengi para atlet.
“Tidak ada lagi keaktifan di dunia olahraga seumur hidup. Dan memang kalau itu yang bisa menjadi domain institusi kepolisian, kita sangat dukung. Olahraga kita harus bersih,” sambungnya.
Repons Kemenpora didukung oleh KONI Pusat. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menegaskan kasus-kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan.
Baca Juga: NOC Indonesia Tekankan Sistem Monitoring dan Safeguarding untuk Cegah Kekerasan di Pembinaan Atlet.
"Tidak boleh ada pelatih dan mereka yang dalam pembinaan olahraga prestasi melakukan pelanggaran, apalagi pelecehan seksual,” kata Marciano.
“Ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita. Ke depan, pelaku-pelaku ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga, dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga,” lanjutnya.
Selain itu, pelaku juga harus diproses menurut regulasi hukum yang berlaku. Di samping itu, perlindungan bagi atlet menjadi yang utama bagi KONI Pusat.
Baca Juga: Belanda Turun ke Peringkat 7 Koefisien UEFA, Kehilangan Slot Langsung Liga Champions.
“Intinya perlindungan keamanan atlet selama dia melakukan kegiatan, baik pada saat berlatih, melakukan event, itu harus jadi prioritas kita semua. Atlet-atlet ini adalah Patriot Olahraga, mereka pejuang-pejuang di masa damai, mereka harus dapat perlakuan yang terbaik,” tegas Marciano.
Artikel Terkait
Dongkrak Prestasi Atlet ke Level Tertinggi, KONI Jatim Gandeng Jepang
Terlibat Benturan Keras, Kiper Persis Solo Diboyong ke Rumah Sakit
Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan ke-30, Arsenal akan Diuji Everton di Emirates Stadium
Jadwal Pertandingan Serie A Pekan ke-29, Jay Idzes dkk Ditantang Bologna
Jafar/Felisha Tersingkir, Amri/Nita Jadi Wakil Terakhir Indonesia di Semifinal Swiss Open 2026
Kunjungi Milanello Legenda Milan Andriy Shevchenko Sampaikan Pesan Penting