Kemeriahan semakin terasa ketika kegiatan dilanjutkan dengan Fun Walk. Meski hanya melintasi beberapa sektor perumahan, antusias warga dan kekompakan cukup tinggi.
Warga dari berbagai usia berjalan bersama menyusuri lingkungan kompleks. Tidak ada sekat usia, pekerjaan maupun status sosial. Semuanya melebur dalam suasana santai dan penuh canda. Mereka yang berusia kepala 6 (baca: 60 tahun) juga narsis foto bareng.
Fun Walk bukan sekadar olahraga pagi. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa kemerdekaan juga berarti hidup sehat, rukun dan saling menghargai.
Baca Juga: Genoa 0-2 Napoli: De Bruyne Jadi Inspirator Kemenangan
Yang paling indah dari seluruh rangkaian kegiatan bukanlah siapa yang menjadi juara. Bukan pula seberapa mewah sepeda yang dihias. Nilai terbesarnya adalah kebersamaan.
Lima malam mengerjakan sepeda bersama, pagi berjalan bersama dalam Fun Walk, tumpengan, serta lomba jalan bakiak dan balap karung bapak-bapak menambah kemeriahan. Mereka tertawa bersama dan merayakan kemerdekaan bersama menjadi kenangan yang akan terus tersimpan.
Semarak 17 Agustusan di Sektor Nilam 1-2 Permata Depok akhirnya membuktikan satu hal: kemerdekaan akan terasa lebih bermakna ketika dirayakan dengan kebersamaan.
Baca Juga: Fans Man Utd Marah Kecam Wawancara Munafik Bruno Fernandes Usai Kalah dari Hull
Dari halaman rumah, gang kompleks hingga jalan lingkungan, Merah Putih berkibar. Dari tangan-tangan warga lahir kreativitas. Dan dari kebersamaan itu tumbuh semangat Indonesia.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Allegri: De Bruyne Benar-benar Berbeda dari Pemain Napoli
Arsenal Sepakati Transfer untuk Wonderkid Inggris
Espanyol 1 - 2 Real Madrid: Espi Menandai Debut Mourinho dengan Manis
Tragis, Petinju Juara Dunia Dua Kali Tewas Ditembak di Luar Rumahnya
Duel antara Messi dan Cristiano Ronaldo Berlanjut di Rumah Lelang