SportlinkNews - Indonesia berhasil membawa pulang satu medali emas dari ajang Asia Youth Championship Guiyang 2026 yang berlangsung pada 21-26 Agustus. Emas tersebut dipersembahkan Ardana Cikal Damarwulan dari nomor boulder putra U-17.
Cikal tampil gemilang pada babak final dengan mengoleksi 69,7 poin. Torehan tersebut menempatkannya di posisi teratas, mengungguli para pesaingnya dari Jepang dan Korea Selatan.
Pemanjat Jepang, Nakayama Takumi, harus puas meraih medali perak setelah mengumpulkan 69,2 poin. Sementara itu, medali perunggu menjadi milik Choi Jungyoon dari Korea Selatan yang juga mencatatkan 69,2 poin.
Baca Juga: Terungkap Penyebab Musiala Pingsan Dua Kali, Kompany Sebut Faktor Pengobatan
Keberhasilan Cikal terasa semakin istimewa karena perjalanannya menuju final tidak mudah. Pada babak penyisihan, ia hanya mampu menempati posisi ketujuh. Namun, sesuai regulasi, delapan pemanjat terbaik berhak melaju ke babak final.
Kesempatan tersebut tidak disia-siakan Cikal. Tampil all out di putaran final, ia mampu memperbaiki performanya dan mengamankan posisi teratas sekaligus membawa pulang emas untuk Indonesia.
Prestasi ini sekaligus menjadi peningkatan bagi Cikal setelah sebelumnya meraih medali emas pada SEA Games 2025. Performa tersebut juga mendapat apresiasi dari Pengurus Pusat (PP) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Baca Juga: Argentina Dijatuhi Denda Milyaran dan Skors Pemain, AFA Bersiap Banding
Sekretaris Umum PP FPTI Pristiawan Buntoro mengatakan, keberhasilan Cikal menjadi bukti hasil pembinaan yang terus dilakukan, khususnya pada nomor boulder.
"Keberhasilan Cikal ini merupakan jawaban atas pertanyaan tentang bagaimana kita terus meningkatkan kemampuan atlet di nomor boulder," ujar Pristiawan dalam rilis resmi.
Pelatih Pendamping Judistiro juga menyambut positif pencapaian tersebut. Menurutnya, Cikal telah menunjukkan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di nomor boulder pada level Asia.
Baca Juga: Manchester City Ditinggal Banyak Pemain Utama, Enzo Maresca Tegaskan Tak Panik
"Tentu saja kami senang karena atlet kami bekerja keras untuk membuktikan bahwa di nomor boulder kami juga kompetitif," kata Judistiro.
Pada Asia Youth Championship Guiyang 2026, FPTI mengirimkan 13 atlet muda yang terdiri dari enam atlet putra dan tujuh atlet putri.
Mereka turun di sejumlah nomor, yakni lead U-17 putra dan putri, boulder U-17 putra dan putri, speed perorangan U-17 putra dan putri, speed relay U-17 putra dan putri.
Baca Juga: Perunggu Amri/Nita, Sinyal Kebangkitan Ganda Campuran Indonesia
Kemudian lead U-19 putra dan putri, boulder U-19 putra dan putri, speed perorangan U-19 putra dan putri, serta speed relay U-19 putra.
Cikal sendiri turun di dua nomor, yakni boulder U-17 putra dan lead U-17 putra. Dari dua nomor tersebut, ia berhasil menyumbangkan emas melalui boulder U-17 putra, sekaligus mempertegas perkembangan atlet muda Indonesia di nomor boulder.
Artikel Terkait
Fokus Mental dan Chemistry, Galar Pandu Asmoro Ubah Pendekatan Timnas Panjat Tebing
Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik Emas di World Climbing Series Krakow
Tim Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Piala Dunia Bekal Menuju Asian Games 2026
Kemenpora Pastikan Dukungan Penuh bagi Tim Panjat Tebing Menuju Asian Games dan Olimpiade 2028
Panjat Tebing Indonesia Kejar Dua Emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya