SportlinkNews - Ardana Cikal Damarwulan mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil meraih medali emas nomor boulder U17 pada ajang Asia Youth Championship di Guiyang, China, Sabtu, 22 Agustus.
Keberhasilan tersebut terasa spesial bagi Cikal karena ia harus bangkit setelah hanya menempati posisi ketujuh pada babak kualifikasi. Atlet muda Indonesia itu kemudian mampu menunjukkan performa lebih baik hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi.
Cikal mengatakan persiapan menjelang kompetisi menjadi salah satu faktor yang membantunya tampil maksimal. Dalam beberapa pekan sebelum pertandingan, ia menjalani sejumlah simulasi di pelatnas serta berlatih menyelesaikan jalur-jalur dengan tingkat kesulitan tinggi.
Baca Juga: Semarak 17 Agustusan: Proyek 5 M Menghias Sepeda, Fan Walk, hingga Tumpengan
"Untuk beberapa minggu mendekati kompetisi ini, saya ada beberapa simulasi di pelatnas dan proyek-proyek jalur, menyelesaikan jalur-jalur susah," ujar Cikal.
Meski berhasil menjadi juara Asia, Cikal tidak ingin cepat puas. Ia menyadari masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diperbaiki setelah kembali dari Guiyang.
"Masih banyak sekali yang harus saya tingkatkan, terutama di bagian strength dan mungkin menyelesaikan jalur slap atau balance," tuturnya.
Baca Juga: Duel antara Messi dan Cristiano Ronaldo Berlanjut di Rumah Lelang
Menurut Cikal, kemenangan di Guiyang menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia ingin menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses untuk berkembang dan menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
Medali emas tersebut juga dipersembahkan Cikal untuk Indonesia serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan dalam perjalanan kariernya sebagai atlet panjat tebing.
"Untuk Indonesia, untuk semua orang yang sudah support saya, seperti federasi, orang tua saya, pelatih saya, semuanya," ucapnya.