SportlinkNews - Inter menepis kekecewaan Liga Champions untuk memperkuat keunggulan besar di Serie A. Genoa ditekuk dengan tendangan voli fantastis Federico Dimarco dan penalti Hakan Calhanoglu.
Nerazzurri unggul 10 poin di puncak klasemen Serie A dan bersiap untuk semifinal Coppa Italia melawan Como. Tapi kekalahan kandang dan tandang dari Bodo Glimt membuat mereka tersingkir dari babak play-off Liga Champions.
Itu adalah hasil yang mengejutkan, diperparah dengan cedera yang dialami Lautaro Martinez, ditambah Alessandro Bastoni yang diskors, sementara Hakan Calhanoglu hanya bisa duduk di bangku cadangan.
Baca Juga: Aturan 65 Laga Ancam SGA dan Jokic, Perburuan MVP Masuk Fase Genting
Genoa bangkit kembali di bawah asuhan pelatih Daniele De Rossi. Tapi Brooke Norton-Cuffy dan Sebastian Otoa mengalami cedera dalam kemenangan 3-0 tandang melawan Torino pekan lalu.
Justin Bijlow harus melakukan dua penyelamatan sulit dalam 30 detik, pertama pada tendangan setengah voli Ange-Yoan Bonny, kemudian tendangan sudut Federico Dimarco yang melambung di tiang jauh.
Henrikh Mkhitaryan melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang melambung dari Johan Vasquez dan membentur mistar gawang, padahal Bijlow sudah tak berdaya.
Baca Juga: Menguak Hubungan Dopamin dan Kecepatan Gerak Manusia
Kiper Genoa itu melakukan penyelamatan luar biasa dengan jangkauan penuh untuk menepis sundulan Bonny dari sudut bawah gawang setelah menerima umpan silang dari Nicolò Barella.
Namun, ia tak berdaya menghadapi gol sensasional Dimarco. Pemain Italia itu mengoper bola kepada Mkhitaryan yang berlari di sisi kiri siap menyambut umpan balik melambung, mencetak gol dengan tendangan voli kaki kiri yang sangat akurat dari sudut yang sangat sempit.
Barella juga menyundul bola sedikit di atas gawang dari umpan silang Carlos Augusto, sementara Vitinha tidak cukup kuat menyundul bola dari umpan Mikael Ellertsson ke tiang belakang.
Baca Juga: Liverpool Redam West Ham United, Tujuh Gol Dicetak di Anfield
Upaya Vitinha dibelokkan oleh Manuel Akanji hingga melambung di atas gawang, sementara Carlos Augusto melakukan blok penting terhadap sundulan Caleb Ekuban.
Bijlow meredam kekuatan tembakan silang Piotr Zielinski, tetapi Inter menggandakan keunggulan mereka dengan situasi yang kacau.
Artikel Terkait
Ketum KONI Pusat: Tak Ada Ruang Doping di Angkat Berat Indonesia
Terhenti di Semifinal German Open, Wakil Indonesia Bidik Perbaikan Jelang All England
Tersingkir dari Liga Champions Inter Milan Tundukkan Genoa di Serie A
Cristian Chivu Ingatkan Pemainnya: Kita Belum Memenangkan Scudetto
Manchester United vs Crystal Palace, Michael Carrick: Mason Mount dan Matthijs de Ligt Absen