Sumber protein makanan yang berasal dari hewan secara luas diklasifikasikan sebagai sumber protein lengkap, sedangkan sumber protein nabati umumnya tidak mengandung satu atau lebih asam amino esensial dan harus dikombinasikan dengan sumber protein komplementer yang tidak lengkap.
Kebutuhan Protein Bagi Atlet Orang Dewasa yang Menetap
Untuk terlebih dahulu memahami berapa banyak protein yang dibutuhkan atlet setiap hari, kebutuhan mereka yang tidak aktif secara teratur (tidak banyak bergerak) harus dipahami terlebih dahulu.
Tunjangan diet yang direkomendasikan (RDA) protein saat ini adalah 0,8 g/kilogram (kg) (0,36 g/lb) berat badan untuk orang dewasa yang tidak banyak bergerak (1).
Namun, analisis yang lebih baru dari data yang sama mencatat nilai 1,0 g/kg (0,46 g/ lb) berat badan untuk rata-rata orang dewasa yang tidak banyak bergerak.
Selain itu, analisis lebih lanjut mengenai kebutuhan harian untuk orang dewasa yang tidak banyak bergerak menggunakan teknik analisis asam amino yang lebih akurat (Indikator Oksidasi Asam Amino) menemukan nilai 1,2 g/kg (0,55 g/ lb) berat badan untuk orang dewasa yang tidak banyak bergerak.
Jadi secara keseluruhan, terdapat kisaran dalam literatur mengenai orang dewasa yang tidak banyak bergerak (0,8-1,2 g/kg [0,36-0,55 g/ lb] massa tubuh).
Ini harus menjadi jumlah minimum yang dikonsumsi atlet setiap hari, namun karena atlet membutuhkan lebih dari orang dewasa yang tidak banyak bergerak, bacalah bagian selanjutnya untuk menentukan kebutuhan individu berdasarkan berbagai situasi.
Orang Dewasa yang Tidak banyak bergerak: (0,8-1,2 g/ kg [0,36-0,55 g/ lb] massa tubuh)
Atlet Ketahanan
Jika menyangkut atlet, rekomendasi “cookie-cutter” bukanlah rekomendasi terbaik untuk diikuti atau dipertimbangkan.
Atlet ketahanan juga demikian; kebutuhan protein bervariasi tergantung pada status pelatihan, intensitas latihan, durasi latihan, dan asupan makanan.
Cara terbaik untuk mendekati variasi ini adalah dengan mengklasifikasikan atlet menjadi atlet rekreasional (mereka yang sebagian besar melakukan latihan ketahanan dengan intensitas rendah hingga sedang), atlet dengan pelatihan sederhana, dan atlet ketahanan elit.
Berbagai penelitian telah menemukan bahwa tingkat pelatihan ketahanan rekreasional tidak mengubah jumlah protein yang dibutuhkan atlet tersebut.
Salah satu penelitian yang dilakukan oleh el-Khoury et al. (1997), menemukan bahwa asupan protein sebesar 1,0 g/kg (0,46 g/lb) cukup untuk pria muda yang aktif secara rekreasi.
Atlet Ketahanan Rekreasi: (1,0 g/ kg [0,46 g/ lb] massa tubuh)
Untuk atlet dengan pelatihan sederhana, beberapa penelitian telah melaporkan asupan protein 0,94 g/kg, 0,86 g/kg, dan 1,0 g/kg sebagai tidak mencukupi (16, 21, 12).