SportlinkNews - Di balik kegemilangan prestasi Andres Iniesta, ternyata ada kisah tentang depresi dan pil penenang yang ia konsumsi selama ini.
Kisah tersebut sempat ramai di Eropa saat Andres Iniesta bicara soal kondisi mentalnya.
Dalam sebuah wawancara dengan The Wild Project yang dikutip SporrlinkNews dari Sport.es, Iniesta menceritakan bagaimana perjuangannya menghadapi depresi.
Iniesta bercerita mengenai momen terbaiknya saat bertarung melawan depresi yang ia rasakan.
Mantan gelandang andalan Barcelona tersebut mengaku bahwa meminum pil penenang adalah saat-saat terbaik dalam hidupnya.
Iniesta menceritakan bagaimana perasaannya saat menghadapi depresi sebagai seorang pemain sepak bola.
Ia merasa seperti kehilangan semangat hidup dan tidak merasakan apa pun dalam hidupnya.
Bahkan, ketika Iniesta memeluk pasangannya, ia merasa seperti memeluk sebuah bantal dan tidak merasakan apa-apa.
"Ketika saya berjuang melawan depresi, momen terbaik dalam hidup saya adalah ketika saya meminum pil saya dan pergi tidur," kata Iniesta.
"Saya kehilangan keinginan untuk hidup. Saya memeluk pasangan saya, tetapi rasanya seperti memeluk bantal, Anda tidak merasakan apa-apa," lanjutnya.
Baca Juga: Atlet Patut Ikuti Pola Gerakan Dasar yang Tepat Ini
Peraih gelar juara Piala Dunia 2010 tersebut menyebutkan bahwa ia masih terus berkonsultasi dengan psikolog.
Iniesta masih ingin terus memperbaiki kondisi mental dirinya yang benar-benar rapuh selama menjadi pemain sepak bola.
Selama mengalami masa-masa kelam melawan depresi, Iniesta merasa bahwa gemilang harta dan prestasi tidak menjamin kesehatan mental seseorang.
Artikel Terkait
Sepak Bola dan Ramadhan, FIFPRO Berbagi Tiga Tips
Atlet Patut Ikuti Pola Gerakan Dasar yang Tepat Ini
Senam Ritmik, Olahraga Menyehatkan atau Merugikan Atletnya?