Meski sempat memutuskan pensiun usai PON Aceh 2024, Hasan kembali turun gelanggang setelah mendapat panggilan dari KONI Jawa Timur.
"Setelah PON Aceh kemarin saya non-medali dan sempat pensiun. Tapi sebulan lalu disuruh ikut lagi, jadi ya saya jalani saja. Ternyata banyak peserta baru, mungkin ini sudah jalan saya," katanya sambil tersenyum.
Soal masa depannya, Hasan masih menunggu keputusan dari KONI daerah.
Baca Juga: Mode Anti-Tren Menguasai Dunia Sepak Bola
"Kalau disuruh lanjut, ya saya lanjut. Tapi kalau tidak, mungkin ini benar-benar jadi yang terakhir," ucapnya
Pada hari pertama pertandingan, sebanyak 2022 atlet yang berasal dari 29 provinsi memperebutkan medali di kategori greco-roman dan gaya bebas putra dan putri.
Ada total enam kelas dipertandingkan, yaitu Senior GR -60 kg, Senior GR -67 kg, Senior GR -77 kg, Senior GR -87 kg, Senior GR -90 kg, dan Senior GR -130 kg.
Baca Juga: Barcelona dan Real Madrid Berebut Talenta Top dari Meksiko
Seluruhnya menggunakan sistem penyisihan, kecuali nomor Senior GR -87 kg yang menggunakan sistem round robin, salah satu format turnamen ketika setiap atlet bersaing dengan semua atlet.
Pada kelas grego roman senior, Jawa Timur mendominasi. Selain Sidik, juga ada Noverico Ramadhani (67kg), Supriono (97kg), Axel Mannuela Berming (130kg).
Dua kelas grego roman senior putra lainnya di ambil oleh pegular Kalimantan Timur Henry Hidayar Azhar (87kg) dan Kusno Hadi Saputra (77kg).
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
PON Bela Diri 2025 Jadi Proyek Percontohan Model Multi-Event Tematik KONI
PON Bela Diri 2025: Laga Panas Pembuka Taekwondo, Dhimas Prasetyo Antar DKI Jakarta Raih Emas Perdana
Delapan Emas dari Arena Taekwondo, Jawa Barat Puncaki Klasemen Sementara PON Bela Diri 2025
PON Bela Diri 2025: Jawa Barat Sementara Dominan, Baru Enam Provinsi Raih Emas
PON Bela Diri 2025 Jadi Model Seleksi dan Pembinaan Atlet Nasional