voli

Drama Lima Set! Indonesia Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di AVC Cup Men 2026

Senin, 22 Juni 2026 | 23:25 WIB
Timnas Indonesia saat menghadapi Qatar di pertandingan kedua Grup B di AVC Cup Men 2026, di Veer Savarkar Sports Complex, Naranpura, Senin, 22 Juni 2026. Indonesia menang 3-2.

SportlinkNews - Timnas voli putra Indonesia meraih kemenangan perdana yang dramatis pada AVC Cup Men 2026 setelah menumbangkan Qatar dengan skor ketat 3-2 (21-25, 25-22, 32-30, 25-27, 15-13), Senin, 22 Juni malam WIB.

Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi Indonesia setelah pada laga pembuka Grup B harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 0-3 (22-25, 22-25, 21-25) di Veer Savarkar Sports Complex, Naranpura, Minggu, 21 Juni lalu.

Bermain di pertandingan kedua Grup B, Indonesia sempat tertinggal lebih dulu setelah kehilangan set pertama 21-25. Namun, perubahan strategi yang dilakukan pelatih Toiran Reidel menjadi titik balik permainan Skuad Merah Putih.

Baca Juga: adidas Resmi Jadi Apparel Persija Jakarta, Dukung Tim Senior hingga EPA

Masuknya pemain muda seperti Fauzan Nibras, Alfin Daniel, dan Raden Gumilar di pertengahan set pertama membuat ritme permainan Indonesia berubah.

Rotasi tersebut terbukti efektif saat Indonesia bangkit dan menyamakan kedudukan lewat kemenangan 25-22 di set kedua.

Set ketiga menjadi salah satu momen paling menegangkan dalam pertandingan. Kedua tim saling kejar poin hingga terjadi deuce panjang, sebelum Indonesia akhirnya mengunci set dengan kemenangan 32-30 dan berbalik unggul 2-1.

Baca Juga: Adhyaksa FC Resmi Jadikan Kalimantan Tengah Kandang Baru di Super League 2026/27

Qatar tidak tinggal diam dan berhasil memaksa laga berlanjut ke set kelima setelah merebut set keempat dengan skor 27-25.

Namun, pada set penentuan, Indonesia tampil lebih tenang dan efektif dalam poin-poin krusial untuk menutup laga dengan kemenangan 15-13.

Salah satu sorotan utama datang dari pemain muda berusia 18 tahun, Fauzan Nibras, yang tampil impresif dengan torehan 32 poin dan menjadi top skor dalam laga tersebut.

Baca Juga: Srondeng Gagal Podium di World Climbing Series Innsbruck 2026, Tapi Tegaskan Indonesia Kian Diperhitungkan di Nomor Lead

Manajer tim Indonesia, Loudry Maspaitella, memberikan apresiasi terhadap keberanian pelatih dalam melakukan rotasi pemain yang dinilainya menjadi kunci kebangkitan tim.

"Apresiasi untuk pelatih dan pemain. Saat kesulitan di set pertama, pelatih berani melakukan perubahan dan itu mengubah jalannya pertandingan," ujar Loudry.

Menurut Loudry, kebangkitan Indonesia pada set kedua menjadi titik balik yang membuatnya yakin tim Merah Putih mampu mengatasi perlawanan Qatar.

Baca Juga: Tur Pramusim: Aston Villa Bawa 10 Pemain Piala Dunia 2026 ke Jakarta, Tiket Mulai Rp350 Ribu

"Saya optimistis saat itu. Para pemain tampil lepas tanpa tekanan. Selain itu, saya melihat hubungan antara pemain junior dan senior tidak berjarak, tidak ada rasa sungkan, dan sangat solid," imbuhnya.

Pemain muda berusia 18 tahun, Fauzan Nibras, tampil gemilang dan menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Indonesia dengan koleksi 32 angka.

Melihat permainan ini, Loudry menilai chemistry antara pemain senior dan junior mulai berjalan baik, sehingga tim mampu tampil lebih lepas di momen-momen penting.

Ini berbeda dengan laga perdana melawan Korea, di mana timnas dinilai belum solid. 

Tags

Terkini