SportlinkNews - Gelaran PON Bela Diri 2025 di Kudus menjadi barometer bagi KONI DKI Jakarta untuk mempersiapkan diri menghadapi PON 2028 NTT-NTB.
Wakil Ketua Umum III KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas, menyebutkan PON Bela Diri menjadi target antara sebelum menuju PON 2028.
Kontingen DKI akan memanfaatkan ajang ini untuk mempersiapkan dan mematangkan diri lebih dulu sebelum menuju ke NTB-NTT.
Baca Juga: AC Milan dan Emirates Perpanjang Kontrak Kemitraan yang Telah Berlangsung Sejak 2007
“Kita tetap mempersiapkan dengan baik di PON Bela Diri 2025, karena ini menjadi intermediate target Jakarta menuju PON 2028,” ujar Anas.
KONI DKI terus memberikan dukungan dan semangat kepada parat atlet yang masih bertanding.
Setelah judo, gulat, taekwondo, dan tarung derajat selesai, PON Bela Diri 2025 masih akan memainkan pencak silat, jujitsu, shorinji kempo, karate, dan wushu.
Baca Juga: Patrick Kluivert Kelar, Ini Besarnya Uang Pesangon Jika PSSI Memecatnya
"Pastinya, kami tetap memberikan semangat kepada atlet-atlet dan cabang olahraga yang masih bertanding," lanjutnya.
Pada ajang PON Bela Diri di Kudus ini tim DKI tampil kompetitif dan mendominasi di beberapa cabang olahraga unggulan seperti taekwondo dan judo.
Pada cabang taekwondo, kontingen DKI meraih total 11 medali, terdiri dari tiga emas, empat perak, dan empat perunggu.
Baca Juga: Jay Idzes Belum Nongol di Latihan Perdana Sassuolo Usai Membela Timnas Indonesia
Sementara di cabang judo, DKI tampil luar biasa dengan menjadi juara umum. Mereka mendominasi hampir semua nomor, termasuk nomor beregu campuran.
Tim Judo DKI berhasil mengoleksi tujuh emas, empat perak, dan empat perunggu, atau total 15 medali.
Artikel Terkait
KONI DKI Jakarta Ungkap Tujuan PON Telah Bergeser
PON Bela Diri 2025 Jadi Proyek Percontohan Model Multi-Event Tematik KONI
PON Bela Diri 2025: Jawa Barat Sementara Dominan, Baru Enam Provinsi Raih Emas
Jawa Timur Juara Umum PON Bela Diri Cabor Gulat