biomekanika

10 Mitos tentang Bulking Otot: Fakta dan Kesalahpahaman yang Perlu Anda Ketahui

Senin, 20 Mei 2024 | 19:00 WIB
Ada berbagai mitos tentang bulking otot yang perlu diketahui agar mengetahui fakta dari kesalahpahaman yang ada. (Pexels.com/Pikx By Panther)

Idealnya, konsumsi protein harian harus sekitar 1,6 hingga 2,2 gram per kilogram berat badan.

Baca Juga: Olahraga Bersepeda dan Dampaknya bagi Kesehatan Seksual Wanita

Mitos 2: Semua Berat Badan yang Bertambah Adalah Massa Otot

Fakta:

Banyak yang berpikir bahwa setiap kilogram yang bertambah selama fase bulking adalah massa otot.

Kenyataannya, seiring dengan bertambahnya massa otot, tubuh juga akan menambah sedikit lemak. Hal ini normal dan tidak dapat dihindari sepenuhnya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki program latihan yang terstruktur dan pola makan yang terkontrol agar pertambahan lemak bisa diminimalisir.

Baca Juga: Putaran Kedua Proliga 2024 Dimulai: STIN BIN, Popsivo dan Bhayangkara Presisi Tancap Gas

Penambahan berat badan yang sehat selama bulking adalah sekitar 0,5 hingga 1 kilogram per minggu.

Jika berat badan bertambah lebih cepat dari itu, kemungkinan besar sebagian besar dari berat tersebut adalah lemak.

Mitos 3: Latihan Kardiovaskular Tidak Diperlukan Saat Bulking

Fakta:

Sebagian orang percaya bahwa latihan kardio harus dihindari saat bulking karena dapat mengurangi massa otot.

Baca Juga: Fakta dan Data GP Emilia Romagna: Nomor 8 Bikin Fans Berat Ferrari Terharu

Padahal, kardio tetap penting untuk menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan stamina. Latihan kardio juga dapat membantu mengontrol penambahan lemak selama fase bulking.

Latihan kardio sebaiknya dilakukan dengan intensitas sedang dan tidak terlalu sering, misalnya 2-3 kali seminggu selama 20-30 menit per sesi.

Hal ini cukup untuk menjaga kesehatan kardiovaskular tanpa mengganggu proses bulking.

Halaman:

Tags

Terkini

Otot Jeram Setelah Olahraga? Begini Penjelasan Medisnya

Minggu, 21 September 2025 | 22:56 WIB