Idealnya, periode bulking berlangsung antara 8 hingga 12 minggu. Setelah itu, tubuh perlu waktu untuk menyesuaikan dan menghilangkan lemak berlebih sebelum memulai siklus bulking berikutnya.
Merencanakan siklus bulking dan cutting secara bergantian akan membantu mempertahankan komposisi tubuh yang optimal dan meminimalkan risiko penumpukan lemak berlebih.
Mitos 7: Hanya Latihan Beban Berat yang Efektif
Fakta:
Memang benar bahwa latihan beban berat sangat efektif untuk pembentukan otot, tetapi variasi latihan juga penting.
Baca Juga: Atasi Masalah di Imola, Verstappen: Kami Banyak Melakukan Perubahan pada Mobil
Latihan beban sedang dengan repetisi lebih tinggi juga dapat merangsang pertumbuhan otot dan memperbaiki stamina serta kekuatan otot.
Program latihan yang efektif sebaiknya mencakup berbagai jenis latihan dan variasi beban untuk menargetkan semua kelompok otot secara menyeluruh.
Menggabungkan latihan beban berat dan sedang akan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan hanya fokus pada satu jenis beban saja.
Baca Juga: Terungkap 5 Pemain Minta Xavi Hernandez Dipecat, Termasuk Lewandowksi
Mitos 8: Semua Lemak Harus Dihindari
Fakta:
Meskipun penting untuk meminimalkan penambahan lemak selama bulking, lemak sehat tetap diperlukan dalam diet.
Lemak sehat seperti yang terdapat dalam alpukat, kacang-kacangan, dan ikan berlemak menyediakan energi yang diperlukan untuk latihan dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.
Menghindari lemak sepenuhnya dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan otot yang optimal.
Baca Juga: Xavi Hernandez dan Barcelona Berunding, Thiago Motta Digadang sebagai Pengganti
Sebaliknya, sebaiknya pilih sumber lemak sehat dan konsumsi dalam jumlah yang tepat.