bulutangkis

Fajar/Fikri Runner-up, Gelar Singapore Open 2026 Jatuh ke Tangan Ganda India

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas finis sebagai runner-up di Singapore Open 2026. Mereka kalah rubber game atas Rankireddy/Shetty di final, 31 Mei 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Harapan Indonesia untuk meraih gelar BWF Super 750 pertama pada musim ini di Singapore Open 2026 harus tertunda.

Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menjadi satu-satunya wakil Merah Putih di partai final harus puas finis sebagai runner-up.

Unggulan ketiga tersebut gagal merebut gelar juara setelah kalah dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-18, 17-21, 16-21 di Singapore Indoor Stadium, Minggu, 31 Mei 2026.

Baca Juga: Grup I Piala Dunia 2026: Misi Bintang Ketiga Prancis di Akhir Era Deschamps

Hasil ini sekaligus membuat rekor pertemuan kedua pasangan kembali imbang 2-2.

Fajar mengakui lawan tampil lebih baik dan pantas keluar sebagai juara. Menurutnya, Rankireddy/Shetty bermain dengan kepercayaan diri tinggi serta mampu memaksimalkan kekuatan serangan mereka sepanjang pertandingan.

"Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua yang telah mendukung. Kami tetap bersyukur meskipun belum menjadi juara. Kami sudah main maksimal, tapi harus diakui lawan bermain sangat baik hari ini," kata Fajar.

Baca Juga: Timnas Indonesia Semakin Mendunia, Kemenpora Sambut Positif Kolaborasi PSSI dan EA Sports FC

"Mereka sangat percaya diri dan mempunyai serangan yang sangat mematikan. Beberapa kali kami terpaksa mengangkat bola dan langsung bisa dimanfaatkan oleh mereka," lanjutnya.

Fajar juga menilai performa pasangan India tersebut memang sedang berada dalam level terbaik.

Sebelum melangkah ke final, Rankireddy/Shetty sukses menyingkirkan pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae yang menjadi salah satu favorit juara.

Baca Juga: Menang di Asia, Atlet Selancar Indonesia Dhea Natasya Siap Tembus Kejuaraan Dunia World Longboard Tour 2026/27

"Mereka memang tampil sangat baik di turnamen ini. Kemarin juga luar biasa mengalahkan Kim/Seo. Selamat untuk Rankireddy dan Shetty," ujarnya.

Kekalahan di final Singapore Open menjadi bahan evaluasi penting bagi pasangan Merah Putih tersebut. Fajar mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam menghadapi tekanan di partai-partai penentuan.

"Kami harus belajar dari hal ini. Selain latihan yang keras, kami juga harus mengasah mental dalam situasi sulit. Kami harus bisa memecahkan masalah ini karena sudah lima kali tampil di final tetapi selalu menjadi runner-up," imbuhnya.

Baca Juga: PSG Kicep, Real Madrid Masih Jadi Juara Liga Champions Back to Back Sepanjang Masa

"Kami akan berkomunikasi dengan pelatih dan tim pendukung lainnya. Semoga bisa juara di kesempatan berikutnya."

Senada dengan Fajar, Muhammad Shohibul Fikri menilai perubahan strategi lawan menjadi faktor yang membuat mereka kesulitan setelah memenangi gim pertama.

Menurut Fikri, Rankireddy/Shetty meningkatkan kualitas servis dan pengembalian bola pada dua gim terakhir sehingga mampu mengambil alih kendali permainan.

Baca Juga: Liverpool Pecat Arne Slot, Iraola Kandidat Pengganti

"Di gim kedua dan ketiga mereka mengubah servis dan pengembalian pertama. Mereka lebih cepat dan lebih rapat, jadi kami lebih banyak mengangkat bola. Situasi itu membuat kami tertekan dan sulit mengembangkan permainan," tukasnya.

"Kami tetap berusaha keluar dari tekanan, tetapi mereka bermain sangat solid," tambahnya.

Meski kembali gagal mengakhiri puasa gelar, Fajar menegaskan dirinya dan Fikri tidak ingin larut dalam kekecewaan. Fokus mereka kini beralih ke Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung pekan depan di Istora Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Neymar di Antara 3 Wanita, Dilema Jelang Piala Dunia 2026

Mereka pun berharap mampu mempertahankan konsistensi dan tampil maksimal di hadapan publik sendiri.

"Kami memiliki banyak target tahun ini. Yang terdekat tentu Indonesia Open minggu depan. Kami ingin menampilkan yang terbaik di sana, di hadapan publik sendiri di Istora Senayan. Semoga bisa tampil all out," ungkap Fajar.

"Kami juga harus menjaga pikiran, mental, dan fokus agar bisa tampil baik di Indonesia Open. Recovery badan juga harus sangat baik," pungkas Fikri menambahkan.

Tags

Terkini