SportlinkNews - Hasil gemilang yang diraih para pebulu tangkis Indonesia di Australian Open 2026 (BWF Super 500) langsung berdampak pada persaingan menuju ajang penutup musim, BWF World Tour Finals 2026.
Dalam pembaruan Race to Finals pekan ke-25 yang dirilis Selasa, 16 Juni 2026, sejumlah wakil Merah Putih berhasil memperkuat posisi mereka di jalur menuju Hangzhou.
Sorotan utama datang dari Alwi Farhan. Gelar juara Australian Open yang diraihnya di Sydney pekan lalu membuat tunggal putra berusia 21 tahun itu melonjak ke posisi teratas klasemen Race to Finals 2026.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Nah, Lihat Tuh Jerman dan 39 Peserta Lainnya...
Tambahan 9.200 poin dari turnamen level Super 500 menjadi modal penting bagi Alwi untuk mengambil alih pucuk persaingan sektor tunggal putra.
Setelah beberapa kali tampil kompetitif di turnamen besar, keberhasilannya mengangkat trofi di Australia menjadi momentum yang mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat lolos ke World Tour Finals.
Persaingan menuju Hangzhou sendiri masih panjang. Namun berada di peringkat pertama tentu memberikan keuntungan besar bagi Alwi dalam perburuan tiket menuju turnamen yang hanya diikuti delapan pemain terbaik di setiap sektor tersebut.
Baca Juga: Michael Olise Siap Jadi Motor Utama Lini Serang Prancis di Piala Dunia 2026
Kabar positif juga datang dari nomor ganda putra. Pasangan independen Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil menembus zona aman setelah naik ke jajaran delapan besar Race to Finals.
Performa stabil yang mereka tunjukkan sepanjang musim membuat Sabar/Reza kini berada dalam posisi yang menjanjikan untuk mengejar debut di panggung World Tour Finals.
Mereka mengikuti jejak kompatriotnya, Raymond Indra/Nikoalus Joaquin, yang lebih dulu menghuni kelompok delapan besar.
Baca Juga: Menjelang Usia Satu Abad, Persebaya dan AZA Berkolaborasi Meluncurkan Jersey Edisi Spesial
Meski demikian, posisi Raymond/Joaquin sedikit tergerus pada pembaruan terbaru. Absennya pasangan tersebut dari Australian Open membuat mereka kehilangan peluang menambah poin sehingga harus mengalami penurunan peringkat.
Kendati demikian, keduanya masih bertahan di zona lolos (8 besar) dan tetap menjadi salah satu andalan Indonesia dalam perebutan tiket ke Hangzhou.
Di sektor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga semakin mendekat ke World Tour Finals.
Baca Juga: Crystal Palace Boyong Pierre Sage Manajer Terbaik Ligue 1 ke Kompetisi Liga Primer
Status runner-up Australian Open mengantarkan pasangan muda Indonesia itu naik ke lima besar klasemen Race to Finals.
Hasil tersebut memperbesar peluang Ana/Trias untuk tampil pada turnamen pamungkas akhir tahun. Konsistensi mereka sepanjang musim menjadi faktor penting yang membuat posisi keduanya terus membaik dari pekan ke pekan.
Secara keseluruhan, Indonesia kini memiliki lima wakil yang berada di zona aman Race to Finals 2026. Komposisinya terdiri dari dua wakil tunggal putra, dua ganda putra, dan satu ganda putri.
Baca Juga: Ribuan Warga Amerika Keturunan Iran Unjuk Rasa di Luar Stadion SoFi
Perjalanan menuju BWF World Tour Finals 2026 yang akan berlangsung di Hangzhou, China, pada 9-13 Desember masih menyisakan sejumlah turnamen besar.
Para pemain Indonesia diperkirakan baru akan kembali tampil pada Japan Open 2026 yang berlangsung pertengahan Juli mendatang.
Turnamen tersebut menjadi peluang berikutnya untuk menambah poin sekaligus memperkuat posisi dalam perburuan tiket menuju BWF World Tour Finals 2026 yang menyediakan total hadiah 3,5 juta dolar AS.